Fed Menaikan Suku Bunga 2.25%, Sinyal Kenaikan Tiga Kali Lagi Di Tahun Depan

Federal Reserve AS menaikkan suku bunga pada hari Rabu dan membiarkan rencana untuk tetap terus mengetatkan kebijakan moneter, karena memperkirakan ekonomi AS akan menikmati pertumbuhan setidaknya dalam tiga tahun lagi.

Dalam sebuah pernyataan yang menandai berakhirnya era kebijakan moneter “akomodatif”, pembuat kebijakan Fed meningkatkan suku bunga 25 basis poin menjadi 2.25 persen dari 2 persen. Ini adalah kenaikan kedelapan sejak Fed mulai menormalkan kebijakan pada Desember 2015.

Bank sentral AS masih memperkirakan kenaikan suku bunga lainnya pada bulan Desember tahun ini, tiga kali lagi ditahun depan dan satu kali pada tahun 2020.

Itu akan menempatkan suku bunga pinjaman sebesar 3,4 persen, kira-kira setengah persentase poin di atas perkiraan suku bunga “netral” Fed, di mana tingkat suku bunga tidak menstimulasi atau membatasi ekonomi.

Sebagai tanda kepercayaan dalam perekonomian AS, anggota komite menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi mereka untuk tahun ini, meramalkan pertumbuhan ekonomi AS sebesar 3.1% pada 2018 naik dari proyeksi sebelumnya 2.8% pada bulan Juni. Prospek pertumbuhan untuk 2019 didongkrak 10 basis poin menjadi 2.5%, tetapi 2020 tidak berubah.

Federal Reserve membiarkan pandangannya terhadap inflasi tidak berubah, meramalkan prospek inflasi inti-PCE untuk 2018 dikisaran 2.0%. Sementara Core-PCE Inflation untuk 2019 dan 2020 dibiarkan tidak berubah pada 2.1%.

Pandangan bank sentral yang tidak berubah terhadap inflasi datang sebagai pembacaan terbaru indeks harga PCE inti, ukuran inflasi yang disukai Fed, datang pada 2%, meskipun bank sentral telah mengisyaratkan bahwa itu agak nyaman dengan inflasi yang berjalan di atas target.

Ketatnya pasar tenaga kerja diperkirakan akan mereda pada 2018, dengan tingkat pengangguran yang diperkirakan mencapai 3.7%, naik dari perkiraan sebelumnya 3.6%. Bank sentral memperkirakan tingkat pengangguran untuk 2019 dan 2020 sebesar 3.5%, sejalan dengan perkiraan sebelumnya.

Related posts