FED Picu Sentimen Risiko, Dolar Melemah

Dolar terkena aksi jual di awal perdagangan Eropa Selasa, karena langkah Federal Reserve untuk mulai membeli obligasi korporasi AS meningkatkan sentimen risiko dengan mengorbankan safe havens.

Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap beberapa mata uang utama lainnya, turun 0,2% pada 96,498. Pasangan mata uang EURUSD naik 0,2% menjadi 1,1340, sedangkan AUDUSD yang sensitif risiko naik 0,1% menjadi 0,6924.

Senin malam, bank sentral AS sekali lagi menyelamatkan pasar, dengan menyatakan akan mulai membeli obligasi korporasi AS level investasi dalam upaya mengamankan akses perusahaan terhadap uang tunai dan memastikan likuiditas pasar kredit.

“The Fed membongkar langkah-langkah stimulus tambahan pada hari Senin setelah sentimen pasar memburuk selama seminggu terakhir,” kata analis di ING, dalam sebuah catatan kepada klien. “Program peminjaman Main Street Fed dan skema pembelian obligasi yang diperluas harus mampu mendukung sentimen risiko. Jerome Powell akan melakukan testimoni di hadapan Senat malam nanti.”

Perhatian akan segera beralih ke kesaksian virtual Ketua Fed Jerome Powell kepada Komite Ekonomi Gabungan tentang prospek ekonominya dan keputusan kebijakan moneter baru-baru ini, pada 21.00 WIB.

“Powell akan memberikan kesaksian kepada Kongres hari ini dan kemungkinan akan mengulangi pesan dovish tentang ekonomi yang disampaikan setelah pertemuan FOMC pekan lalu,” kata Kepala Ekonom Timothy Fox di Emirates NBD, dalam sebuah catatan kepada klien.

Related posts