Header Ads

GDP Australia Mencatat Pertumbuhan 0.9% Pada Kuartal Lalu

Perekonomian Australia mampu melewati semua ekspektasi saat mulai memasuki kuartal terakhir tahun ini, seiring pertumbuhan penduduk yang cepat mampu untuk mendorong permintaan terhadap rumah dan infrastruktur, sekaligus memperkuat laju belanja konsumen di tengah pertumbuhan upah yang lambat. Mengingat prosesi perdana menteri yang terus berganti, semua ini mencatat tahun ke 27 tanpa mengalami resesi ekonomi sejak terakhir mengalami di 1991.

Biro Statistik Australia merilis data GDP yang tumbuh 0.9% pada kuartal Juni dari sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 1.1% setelah direvisi. Dalam skala tahunan Gross Domestic Product Australia mencatat 3.4% lebih tinggi dari tahun sebelumnya, bahkan lebih tinggi dari pertumbuhan 2.9% yang selalu dibanggakan oleh AS. Pencapaian ini menjadi yang terkuat dalam hampir enam tahun terakhir, sekaligus mematahkan perkiraan 2.8% di pasar.

Laporan ini diharapkan mampu mengalihkan perhatian para konstituen dari koalisi Liberal-Nasional dari “konflik” yang menyebabkan Malcolm Turnbull digulingkan dan diganti dengan mantan Bendahara Negara Scott Morrison pada bulan lalu. Penggantian perdana menteri ini menjadi yang kelima kalinya dalam delapan tahun terakhir, yang menyebabkan jatuhnya elektabilitas pemerintah dalam jajak pendapat, sehingga meningkatkan risiko meraih suara menjelang pemilu bulan Mei mendatang.

Sejumlah analis sedikit mengkhawatirkan kondisi saat terjadinya disfungsi politik Australia, maka akan memeberi dampak terhadap sentimen konsumen. Setidaknya jika melihat belanja konsumen yang rebound dengan mampu menambah 0.4 poin persentase terhadap laju GDP, kekisruhan politik akan memberikan dampak yang buruk bagi ekonomi negeri kangguru tersebut.

Namun demikian para pembuat kebijakan RBA nampaknya tidak akan terpengaruh oleh apa yang terjadi di pemerintahan, hal ini terlihat saat Gubernur Philip Lowe mencatat tingkat hipotek rata-rata yang masih lebih rendah dibanding tahun dan sekaligus mendesak konsumen untuk meningkatkan belanja rumah guna mendapatkan penawaran yang lebih baik.(WD)

Related posts