GfK: Konsumen Inggris Sedikit Meningkat Dibulan Februari

Rumah tangga Inggris menunjukkan ketabahan “luar biasa” menjelang negara itu menuju Brexit, sebuah perusahaan riset pasar mengatakan pada hari Kamis, dengan ukuran kepercayaan konsumen naik pada bulan Februari.

Terhadap latar belakang tajuk berita tentang meningkatnya risiko Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan transisi, indeks kepercayaan konsumen GfK sedikit meningkat ke -13 dari -14 pada Januari. Semenatar ekonom memperkirakan dalam jajak pendapat Reuters jatuh ke -15. Angka dibulan Januari merupakan yang terendah dalam lebih dari lima tahun.

Namun GfK mengatakan kepercayaan konsumen tidak menunjukkan jenis penurunan seperti yang dialami referendum Brexit pada Juni 2016 dan pada awal krisis keuangan global satu dekade lalu.

“Perlu diingat bahwa banyak indikator ekonomi – tingkat pekerjaan, pertumbuhan upah – tetap positif,” kata Joe Staton, direktur strategi klien GfK.

“Tapi sungguh luar biasa bahwa kepercayaan diri begitu stabil ditengah ketidakstabilan politik yang tajam dan ketakutan akan hal yang tidak diketahui.”

Data terpisah yang diterbitkan pada hari Kamis menunjukkan pasar perumahan Inggris tetap stabil pada bulan Februari.

Harga rumah naik 0,4 persen secara tahunan, hanya kenaikan kecil setelah stagnan pada Januari, pemberi pinjaman hipotek Nationwide mengatakan pada hari Kamis.

Pasar perumahan Inggris telah melambat sejak referendum Brexit pada Juni 2016 ketika Nationwide memperkirakan harga rumah naik sekitar 5 persen per tahun.

Perdana Menteri Theresa May minggu ini membuka kemungkinan bagi parlemen mempersilahkan memilih untuk menunda kepergian Inggris dari UE melebihi tanggal yang dijadwalkan 29 Maret.

Survei GfK menunjukkan perasaan rumah tangga tentang keuangan pribadi mereka tetap stabil, tetapi mereka lebih bersedia melakukan pembelian besar dan pandangan mereka terhadap ekonomi selama 12 bulan ke depan sedikit meningkat dari level terendah tujuh tahun di bulan Januari.

Sebaliknya, banyak pengusaha menunjukkan tanda-tanda gugup dan investasi bisnis turun sepanjang 2018 menurut data resmi.

Related posts