Header Ads

GfK : Sentimen Konsumen Jerman Akan Sedikit Memburuk

Sentimen konsumen Jerman akan sedikit memburuk pada bulan Maret karena penyebaran virus corona telah berkontribusi terhadap ketidakpastian di kalangan konsumen, kelompok riset pasar GfK melaporkannya pada hari Kamis.

Hal ini terpicu karena penurunan atau penghentian produksi di perusahaan-perusahaan di Cina dapat memengaruhi produksi di Jerman atau bahkan membuatnya macet total dan ini dapat mengakibatkan berkurangnya jam kerja dan kemungkinan pengurangan staf, sesuatu yang “tidak akan bermanfaat bagi kepercayaan konsumen , “kata Rolf Buerkl, pakar konsumen di GfK.

Dimana indeks sentimen konsumen untuk di masa depan dari GfK diperkirakan turun menjadi 9,8 poin di bulan Maret dari 9,9 poin untuk Februari, kata GfK. ESementara ekonom yang disurvei oleh The Wall Street Journal memperkirakan untuk pembacaan 9,8 poin di bulan Maret.

GfK menggunakan tiga sub-indeks untuk bulan ini untuk mendapatkan angka sentimen untuk bulan mendatang. Pada bulan Februari, ekspektasi pendapatan dan kecenderungan untuk membeli turun. Namun, ekspektasi ekonomi naik sedikit untuk bulan kedua berturut-turut, didukung oleh sinyal yang mendorong dari pasar tenaga kerja Jerman, kata GfK.

“Pasar tenaga kerja sebagian besar tetap stabil, meskipun momentum yang terlihat dalam beberapa tahun terakhir adalah sesuatu dari masa lalu,” kata GfK.

Sedangkan ukuran prospek ekonomi naik menjadi 1,2 poin di Februari dari minus 3,7 poin di Januari, kata GfK.

Di sisi lain, ekspektasi pendapatan menurun, turun menjadi 41,2 poin di Februari dari 44,6 poin di bulan sebelumnya. Kelompok riset pasar, bagaimanapun, mengatakan indikator masih pada level yang baik, didukung oleh situasi pasar kerja yang stabil.

Ukuran kecenderungan membeli turun menjadi 53,6 poin di Februari dari 55,5 poin di Januari, mempertahankan level yang sangat tinggi, kata GfK.

Bagaimanapun “Kepercayaan konsumen sejauh ini tetap tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi yang lebih lemah, konflik perdagangan dan virus korona,” kata GfK.

GfK menambahkan bahwa kebijakan moneter Bank Sentral Eropa merupakan dukungan penting bagi kecenderungan untuk membeli.

Related posts