Header Ads

Goldman Sachs Memperkirakan Federal Reserve Segera Memangkas Suku Bunga

Ekonom Goldman Sachs memperkirakan Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga secara agresif mungkin pada pertemuan yang dijadwalkan berikutnya dalam waktu dua minggu kedepan, setelah kepala bank sentral AS mengirimkan sinyal yang jelas dengan pernyataannya pada hari Jumat.

Ketika pasar saham merosot untuk hari ketujuh berturut-turut di tengah kekhawatiran wabah virus corna yang akan merugikan ekonomi global, Ketua Fed Jerome Powell pada Jumat sore lalu mengatakan Fed sedang “memantau dengan cermat” perkembangan dan “akan menggunakan alat [nya] dan bertindak sesuai kebutuhan untuk mendukung ekonomi.”

Ekonom Goldman Jan Hatzius dan Daan Struyven mengatakan dalam sebuah catatan bahwa “sangat mengisyaratkan penurunan suku bunga pada atau bahkan pada pertemuan 17-18 Maret FOMC (Komite Pasar Terbuka Federal).”

Jan Hatzius juga menambahkan pandangannya dengan memprediksi penurunan suku bunga terkoordinasi secara global di antara bank-bank sentral terbesar di dunia.

Goldman mengatakan sekarang mengharapkan pemotongan setengah poin persentase pada 18 Maret pada pertemuan kebijakan terjadwal Fed berikutnya. Serta memperkirakan setengah poin persentase tambahan pada kuartal kedua untuk pengurangan total 1 poin persentase dari kisaran target Fed saat ini 1,50-1,75%.

Selain itu, Goldman melihat adanya pemangkasan 50 basis poin pelonggaran dari bank sentral di Inggris, Australia, Selandia Baru, Norwegia, India dan Korea Selatan; dan 10 basis poin dari Bank Sentral Eropa dan Bank Nasional Swiss.

Satu bank yang tidak sesuai dengan perkiraan untuk pemotongan adalah Bank of Japan, yang dianggapnya membiarkan suku bunga ditahan.

Related posts