Harga Minyak Cenderung Bergerak Datar Di Pekan Ini

Setelah membukukan kenaikan yang kuat di hari sebelumnya, harga minyak bergerak lebih rendah di sesi perdagangan Asia pagi ini, seiring berkurangnya kekhawatiran mengenai pasokan setelah Rusia meningkatkan produksi minyaknya di bulan Juli, serta Arab Saudi yang memangkas harga minyak mentah untuk pelanggannya di kawasan Asia.

Minyak mentah AS jenis West Texas Intermediate turun sebesar 2 sen menjadi $68.94 setelah sempat menguat hampir 2% di sesi sebelumnya. WTI sempat mencatat penurunan minggua dalam empat pekan berturut-turut, dan saat ini terpantau bergerak dalam kecenderungan datar untuk skala mingguan. Produksi minyak Rusia dilaporkan naik sebanyak 150 ribu barrel per hari di bulan Juli, yang mana jumlah ini melebihi jumlah acuan yang rencananya akan ditambahkan oleh Moskow setelah mereka menyampaikannya hal ini pasca pertemuan produsen minyak global yang diadakan di Wina Austria pada Juni lalu.

Saat ini Arab Saudi, Rusia, Kuwait dan Uni Emirat Arab telah meningkatkan produksi minyak mereka untuk membantu mengimbangi kemungkinan kekurangan pasokan minyak mentah setelah Iran akan dikenakan sanksi oleh AS pada akhir tahun ini. Seperti diketahui sebelumnya bahwa negara anggota OPEC dan sejumlah negara produsen minyak non-OPEC seperti Rusia telah setuju untuk memangkas produksi minyak mereka untuk menciptakan keseimbangan antara pasokan dan permintaan terhadap minyak mentah. Awal pekan ini harga minyak mengalami kejatuhan setelah pemerintah AS melaporkan bahwa persediaan minyak mentah mereka mengalami kenaikan sebesar 3.8 juta barrel di pekan sebelumnya.(WD)

Related posts