Header Ads

Harga Minyak Dijaga Di Atas $50

Harga minyak mentah naik pada perdagangan Kamis setelah laporan industri menunjukkan penurunan yang lebih besar dari perkiraan dalam cadangan minyak mentah AS. Meskipun kekhawatiran bahwa trade war AS-China akan memicu penurunan ekonomi.

Minyak mentah berjangka Brent, acuan internasional untuk harga minyak, berada di $ 69,85 per barel, naik 40 sen, atau 0,6%, dari penutupan terakhir mereka. Sedangkan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 48 sen, atau 0,8%, menjadi $ 59,29 per barel.

Persediaan minyak mentah AS turun 5,3 juta barel dalam minggu ini hingga 24 Mei menjadi 474,4 juta barel, data dari kelompok industri American Petroleum Institute menunjukkan pada hari Rabu.

Data resmi dari Administrasi Informasi Energi (EIA) akan dirilis malam ini pukul 22:00 WIB.

Di luar Amerika Serikat, harga minyak tetap didukung oleh pemangkasan produksi dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen utama lainnya serta jatuhnya pasokan dari Iran.

Ekspor minyak mentah bulan Mei Iran turun hingga kurang dari setengah level di bulan April sekitar 400.000 barel per hari (bph).

Banyak analis memperkirakan pemangkasan pasokan yang dipimpin OPEC diperpanjang dalam pertemuan yang akan diadakan akhir Juni atau awal Juli karena pemimpin de-facto OPEC Arab Saudi ingin mencegah harga minyak jatuh kembali ke level yang terlihat pada akhir 2018 ketika Brent merosot ke $ 50 per barel.

Sejak OPEC dan sekutunya mulai menahan pasokan pada Januari, harga minyak telah naik sekitar 30 persen.

Related posts