Header Ads

Harga Minyak Jatuh, Investor Waspadai Kehati-hatian Pasar Uang

Crude Oil

Harga minyak merosot pada Senin di tengah sentimen kehati-hatian penurunan di pasar keuangan pekan lalu. Juga kekuatan dolar awal pekan ini menggarisbawahi kekhawatiran bahwa pertumbuhan mungkin melambat, terutama di negara-negara berkembang di Asia.

Minyak mentah Brent berjangka untuk pengiriman bulan depan diperdagangkan turun 39 sen, atau 0,5 persen, pada $ 77,23 per barel pada 13.16 WIB.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $ 67,31 per barel, turun 28 sen, atau 0,4 persen, dari levle penutupan terakhir mereka.

Investor tetap waspada setelah kerugian besar pekan lalu, sementara dolar yang lebih kuat karena permintaan pembelian safe-haven memberikan tekanan pada daya beli pasar negara berkembang.

“Pendinginan kondisi ekonomi dan gejala perdagangan internasional yang melunak telah memperburuk kondisi bearish karena prospek pertumbuhan meredup,” kata Benjamin Lu dari pialang Phillip Futures di Singapura.

Kapal tanker yang bermarkas di Singapura, Eastport, mengatakan harga saham jatuh di tengah ketidakpastian kebijakan, kenaikan suku bunga dan pendapatan mengecewakan dari beberapa perusahaan.

Gejolak pasar keuangan mungkin “membebani investasi dan belanja konsumen, mengurangi arus perdagangan dan akhirnya memukul permintaan,” katanya.

Related posts