Harga Minyak Kembali Jatuh Pasca Pernyataan Dari G20

Peringatan yang disuarakan oleh para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari G20 mengenai meningkatnya risiko pertumbuhan global di tengah tingginya eskalasi ketegangan perdagangan global dan geopolitik, telah memicu kekhawatiran terhadap laju permintaan akan bahan bakar, dan hal ini telah membuat harga minyak kembali jatuh di sesi perdagangan awal pekan ini. Pada akhir pertemuan yang diadakan di Buenos Aires, Argentina, para menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara-negara anggota G20 menyerukan perlunya lebih banyak dialog guna mencegah semakin tingginya ketegangan di perdagangan global serta situasi geopolitik yang berpotensi memicu hambatan di laju pertumbuhan global.

Dalam sebuah pernyataannya, mereka mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi global masih tetap kuat dan tingkat pengangguran dalam kurun waktu satu dekade terakhir telah berada di level terendahnya, namun risiko penurunan dalam jangka pendek dan menengah telah mengalami peningkatan yang signifikan. Pernyataan ini keluar di tengah situasi perdagangan global semakin mencemaskan ketegangan diantara AS dan Cina, yang hingga sejauh ini telah memberlakukan tarif sebesar $34 milliar satu sama lain.

Greg McKenna, kepala strategi pasar di AxiTrader, mengatakan bahwa dampak dari trade war diantara keduanya, telah memberikan dampak terhadap pasar keuangan dan komoditas minyak. Pertumbuhan permintaan minyak dan pertumbuhan ekonomi mempunyai korelasi yang kuat, seiring ekspansi ekonomi yang mendukung laju konsumsi bahan bakar untuk perdagangan dan perjalanan serta transportasi. Hingga berita ini diturunkan, harga minyak jenis West Texas Intermediate turun 13 sen atau 0.2% ke harga $68.13 per barrel.

Related posts