Harga Minyak Kembali Turun Akibat Ditundanya Pertemuan Saudi-Rusia

Harga minyak mentah berjangka dibuka lebih rendah di sesi perdagangan awal pekan ini, setelah negaosiasi antara Arab Saudi dan Rusia untuk memangkas produksi mengalami penundaan.

Sementara itu pasar saham justru mengalami lonjakan seiring para investor kembali memburu ekuitas setelag jumlah kematian akibat virus corona mengalami perlambatan.

Hingga siang hari ini minyak mentah berjangka jenis West Texas Intermediate bergerak hingga 5.56% lebih rendah di kisaran $27.32 per barrel.

Pertemuan dua negara produsen minyak utama dunia, Arab Saudi dan Rusia yang dijadwalkan berlangsung hari ini hingga Kamis nanti, telah ditunda sehingga para investor di pasar minyak lebih memilih untuk keluar dari perdagangan minyak akibat merasa khawatir.

Jeffrey Halley selaku Analis Pasar Senior, Asia Pasifik, di OANDA mengatakan bahwa dengan kalender yang ringan secara global hari ini, maka ada momentum yang cukup untuk menjaga reli di pasar ekuitas sepanjang hari ini hingga memasuki perdagangan waktu Eropa.

Lebih lanjut Halley mengatakan bahwa semua pertaruhan dibatalkan meskipun pihaknya bisa melihat adanya sejumlah sentimen positif di waktu mendatang, terutama jika angka kematian akibat virus corona terus mengalami penurunan.

Hingga saat ini pasar minyak mentah global masih diliputi kekhawatiran terhadap penyebaran COVID-19 yang berpotensi merusak laju permintaan terhadap minyak mentah berjangka. Selain itu perang harga antara dua produsen minyak, Arab Saudi dan Rusia semakin memperparah sentimen negatif yang dialami oleh pasar minyak.(WD)

Related posts