HSBC : Yuan Akan Lebih Stabil Di Pijakan Yang lebih Kuat Di Akhir Tahun Ini.

Mata uang Yuan Cina yang tercatat telah melemah sekitar 5% terhadap Greenback di sepanjang tahun ini, dinilai oleh HSBC akan stabil pada pijakan yang lebih kuat dibanding saat ini. Bank terbesar Eropa tersebut memperkirakan nilai Yuan akan mencapai 6.7 Yuan per Dollar di akhir tahun ini, yang mana nilai tersebut sekitar 2% lebih tinggi dari penutupan pasar Asia hari ini dan akan mencatat penurunan sebesar 2.98% di sepanjang tahun 2018.

Fan Cheuk Wan, kepala strategi investasi dan penasihat untuk Asia di HSBC Private Bank, mengatakan bahwa saat ini pasar tengah dilanda sentimen negatif akibat konflik perdagangan dua negara ekonomi besar dunia, sehingga nampaknya para pelaku pasar masih bersikap pesimis terhadap laju pertumbuhan. HSBC bukanlah satu-satunya pihak yang mengatakan bahwa investor mungkin telah bereaksi berlebihan dalam menjual saham mereka dan melepas kepemilikan akan Yuan, namun penilaian mereka terhadap Yuan sangatlah kontras dengan sejumlah analis, termasuk JPMorgan, UBS dan ING yang mengatakan bahwa prospek mata uang masih belum pasti menyusul meningkatnya ketegangan perdagangan.

ING Bank NV mengatakan bahwa mereka lebih mengharapkan mata uang Cina melemah hingga 7 Yuan per Dollar di akhir tahun, yang mana level harga ini belum pernah tersentuh dalam lebih dari 10 tahun terakhir. Pada pekan lalu People’s Bank of China memberlakukan aturan baru yang meminta bank untuk menyisihkan cadangan setara dengan 20% dari penjualan, sebagai upaya untuk menstabilkan nilai tukar Yuan. Setidaknya langkah Bank Sentral Cina ini diarahkan untuk mengangkat sentimen pasar yang melemah saat ini. Lebih lanjut Fan menilai bahwa kekhawatiran mengenai arus modal keluar, nampaknya tidak terwujud, seiring masih banyaknya investor asing yang membeli saham dan obligasi di Cina.(WD)

Related posts