IHS Markit: Konsumen Inggris Semakin Mengkhawatirkan Kondisi Keuangan Mereka

Indeks keyakinan rumah tangga Inggris berbalik lebih suram tentang keuangan mereka pada bulan Mei, sebuah tanda yang mengisyaratkan tentang kelemahan dalam ekonomi, dimana selama ini konsumen Inggris menjadi salah satu titik terang bagi ekonomi selama Brexit.

IHS Markit, sebuah perusahaan data mengatakan pada hari Senin bahwa Indeks Keuangan Rumah Tangga (HFI) turun menjadi 42.5 dari 43.8, dan merupakan level terendah sejak September 2017 karena tumbuhnya kekhawatiran tentang pekerjaan, terutama di ritel dan manufaktur.

Pasar tenaga kerja Inggris tetap tangguh dalam menghadapi Brexit, membantu rumah tangga yang pengeluarannya telah mendorong ekonomi yang rapuh.

Namun, ledakan pekerjaan mungkin mencerminkan bagaimana pengusaha mempekerjakan pekerja yang dapat diberhentikan dalam penurunan – daripada berkomitmen untuk investasi jangka panjang sementara mereka menunggu ketidakpastian atas kepergian Inggris dari Uni Eropa untuk dicabut.

“Meskipun data pasar tenaga kerja terbaru menunjukkan secara historis rendahnya pengangguran dan pertumbuhan upah yang cukup kuat, kepercayaan yang lemah telah bertindak akan merusak tren ini dan menyebabkan pengetatan pada rumah tangga di Inggris,” kata Joe Hayes, seorang ekonom di kompiler survei IHS Markit.

Namun, rumah tangga menjadi sedikit lebih optimis tentang keuangan mereka di tahun mendatang, survei menunjukkan.

Related posts