IHS Markit : Rumah Tangga Inggris Optimis Terhadap Kondisi Keuangan Mereka

Sektor rumah tangga Inggris menjadi salah satu sektor yang paling optimis terhadap kondisi keuagan mereka sejak awal 2015 silam, yang mana hal ini didukung oleh tingkat pekerjaan yang hampir mencapai rekornya. Namun pembicaraan mengenai Brexit yang belum mencapai kata sepalat serta kekhawatiran mengenai laju inflasi, membuat sektor rumah tangga sedikit mencemaskan mengenai masa depan mereka.

Ini merupakan hasil survey dari lembaga data keuangan IHS Markit yang melaporkan kenaikan pada Household Finance Index di bulan Agustus ke level tertinggi keduanya, sejak diluncurkan sembilan tahun lalu, di angka 45.9 dari 45.0 pada bulan Juli lalu. Lebih jauh IHS mengatakan bahwa sektor rumah tangga dinilai dapat membelanjakan lebih banyak lagi seiring naiknya tingkat pendapatan ke laju tercepatnya. Kenaikan laju pendapatan tidak terlepas dari sektor pekerjaan di Inggris yang mendapat dukungan dari turunnya tingkat pengangguran di Inggris yang mencapai level terendahnya sejak 43 tahun lalu di angka 4.0% dalam tiga bulan hingga Juni.

Tingkat kecemasan sektor rumah tangga terhadap kondisi keuangan mereka, diperkirakan telah berlangsung selama 12 bulan, ketika Perdana Menteri Theresa May memulai periode negosiasi Brexit. Hingga saat ini masih tersisa selisih paham antara pihak London dan Brussels mengenai hubungan perdagangan kedua belah pihak di masa depan pasca keluarnya Inggris dari Uni Eropa, sehingga hal ini meningkatkan kekhawatiran bahwa dalam tujuh bulan terakhir proses negosiasi tersebut belum ada kesepakatan apapun mengenai hal itu.

Dalam survei itu disebutkan juga bahwa hampir 73% responden memperkirakan kenaikan suku bunga dari Bank of England akan berlangsung sekitar pertengahan hingga akhir tahun depan.(WD)

Related posts