Header Ads

IMF Mempertahankan Prospek Pertumbuhan Ekonomi Korea Selatan

Lembaga International Monetary Fund (IMF) tetap mempertahankan prospek pertumbuhan Korea Selatan di tahun ini, yang tidak berubah di angka 2.6% sehingga menunjukkan kepercayaan terhadap kebijakan fiskal dan moneter agresif dari pemerintah Korea Selatan untuk menopang perekonomian terhadap meningkatnya ketidakpastian global.

Dalam laporan World Economic Outlook yang dirilis oleh lembaga tersebut pada hari Selasa kemarin, IMF menyampaikan antisipasi mereka terhadap ekonomi Korea Selatan yang diperkirakan tumbuh 2.6% sepanjang tahun ini, yang mana ini tidak berubah dari prediksi mereka pada enam bulan sebelumnya.

Pada Oktober 2018 lalu, IMF telah merevisi turun prospek pertumbuhan Korea Selatan di tahun 2019 ini, dari 2.9% sebelumnya, seraya mengutip bahwa perlambatan ekspor yang menjadi penyebab dipangkasnya prospek pertumbuhan, di tengah konflik perdagangan antara dua mitra dagang Korea Selatan, AS dan Cina. Sedangkan untuk tahun 2020 mendatang, IMF memperkirakan ekonomi Korea Selatan akan tumbuh di laju 2.8%.

Lembaga ini selalu merilis laporan proospek pertumbuhan ekonomi global sebanyak dua kali dalam setahun, yaitu di bulan April dan Oktober serta mengeluarkan revisi perkiraannya pada Januari dan Juli untuk pertumbuhan negara ekonomi utama dunia. Dalam laporannya IMF tidak menyatakan alasan secara spesifik mengapa mereka mempertahankan prospek pertumbuhan Korea Selatan di tahun ini.

Namun sejumlah analis pasar menganggap bahwa laporan IMF tersebut memberikan cerminan adanya kebijakan anggaran dalam jumlah besar dari pemerintah Korea Selatan di tahun ini serta proposal pengajuan anggaran yang lebih besar lagi untuk tahun depan sebagai upaya untuk menopang ekonomi negeri ginseng tersebut. Sebelumnya pada awal bulan lalu IMF telah merekomendasikan pemerintah Korea Selatan untuk membuat kebijakan fiskal yang lebih ekspansif guna mencegah semakin memburuknya kondisi ekonomi negara tersebut, sekaligus juga sebagai langkah untuk memenuhi target pertumbuhan 2.6% di tahun ini.(WD)

Related posts