Header Ads

Indeks Harga Produsen AS Maret Mencatat Kenaikan Terbesar Sejak Oktober

Indeks harga produsen AS naik dan mencatat pertumbuhan terbesarnya dalam lima bulan terakhir di bulan Maret lalu, seiring lonjakan harga bahan bakar bensin. Namun demikian harga produsen yang mendasarinya memberikan indikasi terbaru dari tekanan laju inflasi yang masih lemah, sehingga memperkuat keputusan Federal Reserve untuk menunda kebijakan kenaikan suku bunga lebih lanjut di tahun ini, meskipu kondisi pasar tenaga kerja semakin ketat.

Dalam laporannya pada hari ini, Departemen Tenaga Kerja mengatakan bahwa indeks harga produsen di bulan Maret naik 0.6%, yang mana ini merupakan kenaikan terbesarnya sejak bulan Oktober lalu, menyusul kenaikan tipis 0.1% pada bulan Februari. Dalam 12 bulan hingga Maret lalu, Producer Price Index naik 2.2% setelah sebelumnya naik 1.9% dalam 12 bulan hingga Februari. Para ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan laju PPI akan naik 0.3% di bulan lalu dan mencatat kenaikan 1.9% di tingkat tahunan.

Ukuran utama untuk harga produsen yang mendasari, yang tidak mencakup harga makanan, energi dan jasa perdagangan, tidak mengalami perubahan setelah mencatat kenaikan 0.1% di bulan Februari. Dore PPI mencatat kenaikan 2.0% dalam 12 bulan hingga Maret lalu, yang mana ini merupakan pertumbuhan terkecil sejak Agustus 2017, menyusul kenaikan 2.3% di bulan Februari.

Pada bulan lalu tercatat harga grosir untuk energi mengalami lonjakan hingga 5.6%, dengan harga bensin yang naik 16.0%, kenaikan terbesar sejak Agustus 2009 silam. Sementara di bulan Februari harga energi mencatat kenaikan 1.8%. Untuk harga grosir produk makanan mencatat kenaikan 0.3% di bulan Maret, membalikkan penurunan 0.3% di bulan sebelumnya. sementara untuk harga barang-barang inti mencatat kenaikan 0.2% setelah naik 0.1% di bulan Februari.

Untuk sektor jasa mencatat kenaikan biaya 0.3% di bulan lalu, setelah tidak mengalami perubahan di bulan sebelumnya. Untuk harga jasa kesehatan justru mencatat penurunan 0.2% di bulan lalu, setelah mencatat kenaikan 0.3% di bulan sebelumnya. Biaya jasa rawat jalan rumah sakit mencatat penurunan paling besar sejak Juli 2014 silam. Biaya perawatan kesehatan tersebut dimasukkan dalam indeks harga Core PCE.(WD)

Related posts