Inflasi Australia Naik Di Tengah Lonjakan Harga Tembakau

Inflasi Australia naik secara kuat pada kuartal keempat tahun lalu, didorong oleh lonjakan besar dalam harga tembakau yang lebih dari mengimbangi penurunan di biaya bensin. Namun, inflasi inti tetap jinak, kemungkinan mengesampingkan kenaikan suku bunga jangka pendek apa pun oleh Reserve Bank of Australia.

Dimana berdasarkan laporan data dari kantor Biro Statistik Australia yang dirilis pada hari Rabu menunjukan bahwa indeks harga konsumen naik 0.5% pada kuartal keempat dan naik 1.8% dari tahun sebelumnya. Ekonom memperkirakan harga konsumen naik 0.4% di kuartal ini dan 1.7% dari tahun sebelumnya.

Sedangkan untuk inflasi inti naik 0.4% di kuartal ini, di bawah 0.5% yang diperkirakan oleh para ekonom. Dan juga naik 1.8% YoY, masih di bawah band target RBA 2-3%.

dengan harga tembakau yang meraup kenaikan 9.4% di kuartal ini dan biaya liburan domestik naik 6.2%. Di saat harga bahan bakar turun 2.5%, mencerminkan penurunan harga minyak mentah secara luas pada periode terakhir tahun lalu.

Related posts