Inflasi Zona Euro Melambat Menguatkan Sinyal Pelonggaran Kebijakan

Inflasi di zona euro melambat menjadi 1.2% pada bulan Mei, tingkat terendah dalam lebih dari satu tahun, karena pertumbuhan harga di sektor energi dan jasa mengalami penurunan, badan statistik Uni Eropa mengatakan pada hari Selasa, angka ini sesuai dari perkiraan sebelumnya.

Data ini menjadi berita buruk bagi Bank Sentral Eropa (ECB), yang menargetkan tingkat inflasi mendekati 2% dan telah berjanji untuk mengambil tindakan lebih lanjut jika inflasi tidak meningkat.

Eurostat mengatakan inflasi di blok mata uang 19 negara tersebut naik 1.2% pada tahun ini, melambat dari 1.7% pada bulan April. Itu adalah tingkat pertumbuhan terendah sejak April 2018 ketika inflasi juga tercatat di 1.2%.

ECB perlu melonggarkan kebijakan lagi, mungkin melalui penurunan suku bunga baru atau pembelian aset, jika inflasi tidak kembali ke targetnya, kata Presiden ECB Mario Draghi pada hari Selasa.

Eurostat mengkonfirmasi bahwa ukuran inflasi inti yang dilihat ECB dalam keputusan kebijakan, yang mengecualikan komponen volatile makanan dan energi, adalah 1.0% pada bulan Mei lebih rendah dibandingkan 1.4% pada April.

Related posts