Header Ads

Investor Lakukan Penyesuaian Portfolio di Pasar Forex, Fluktuasi Besar

Investor berebut untuk menyesuaikan portofolionya dengan lonjakan volatilitas di pasar forex (valuta asing), ketika wabah koronavirus dan perubahan besar-besaran dalam harga minyak menggerakkan mata uang di seluruh dunia.

Beberapa langkah baru dalam mata uang telah menjadi yang paling dramatis sejak krisis keuangan. Yen Jepang mencatat kenaikan harga 5% terhadap dolar antara Kamis dan Senin lalu, reli tiga hari terbesar sejak 2008. Sementara itu, peso Meksiko dan rubel Rusia turun 13% dan 16% dari level tertinggi mereka tahun ini, menyoroti bagaimana kejatuhan minyak telah memukul mata uang pasar berkembang.

Indeks Volatilitas FX Deutsche Bank berada di angka 9,72 pada akhir Rabu setelah mencapai level tertinggi tiga tahun 10,18 awal pekan ini. Kenaikannya mengikuti rekor terendah 4,9 yang dicapai hanya sebulan lalu, mencerminkan kenaikan volatilitas yang mengejutkan sebagian besar investor.

Virus corona dan perang harga minyak (antara Rusia dan Arab Saudi) merupakan faktor eksternal yang tidak ada dalam harga pasar sebelum itu terjadi.

Related posts