Header Ads

Jepang Ingin Memulai Pembicaraan Perdagangan Dengan AS

Menteri ekonomi Jepang Toshimitsu Motegi mengatakan dia ingin memulai pembicaraan perdagangan bilateral dengan AS sesegera mungkin, sehari setelah Presiden Donald Trump meningkatkan ketegangan dengan mengeluhkan perdagangan “tidak adil” selama bertahun-tahun.

Motegi tidak memberikan tanggal spesifik untuk pembicaraan ketika berbicara kepada wartawan di Tokyo, pada hari Jumat. Sementara itu rekannya dari AS, Perwakilan Dagang Robert Lighthizer, mengatakan kepada anggota parlemen AS pada minggu ini bahwa pembicaraan adalah masalah yang mendesak karena petani AS berisiko kehilangan pangsa pasar ke negara-negara Pasifik dan Eropa telah menandatangani kesepakatan perdagangan dengan ekonomi terbesar kedua di Asia itu. Dia mengatakan dia berencana untuk mengunjungi Jepang pada bulan Maret ini.

Jepang, yang telah berusaha untuk memikat AS kembali ke kesepakatan perdagangan regional Pasifik yang ditolak oleh Trump, ditekan untuk menyetujui pembicaraan bilateral pada bulan September di bawah ancaman tarif yang lebih tinggi pada ekspor mobilnya. Sejak itu, tidak ada kemajuan nyata menuju penjadwalan perundingan, karena Lighthizer masih fokus dengan negosiasi terpisah pada kesepakatan perdagangan Cina.

“Perwakilan Lighthizer dan saya telah mengatakan bahwa kami berdua ingin memulai pembicaraan secepat mungkin,” kata Motegi kepada wartawan. “Baik Lighthizer dan saya sedang sibuk untuk saat ini,” tambahnya, mengatakan diskusi sekarang akan dimulai di mana dan kapan untuk mengadakan negosiasi.

Sementara Kanada, Australia, dan Uni Eropa baru-baru ini mendapatkan kesepakatan dagang baru atau yang disesuaikan dengan Jepang, sedangkan dengan AS belum.

Jepang secara konsisten mencatat surplus perdagangan besar dengan AS, mitra dagang terbesar kedua, dan Trump kembali mengecamnya pada Kamis kemarin atas ketidakseimbangan itu.

“Selama bertahun-tahun, Jepang telah mengirim jutaan dan jutaan mobil masuk, dan seperti yang anda tahu, itu bukan situasi yang sangat adil bagi Amerika Serikat,” Trump mengatakan pada konferensi pers di Hanoi, setelah mengadakan pertemuan puncak nuklir dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Trump mengatakan pembicaraan dengan Jepang sudah dimulai. “Saya pikir kita akan memiliki kesepakatan yang sangat bagus untuk Amerika Serikat,” tambahnya.

Related posts