Jepang Mengalami Defisit Perdagangan Sebesar 55.286 Miliar Yen

Jepang mengalami defisit perdagangan barang sebesar 55.286 miliar yen pada bulan Desember, kata kantor Kementerian Keuangan, yang dirilis pada hari Rabu. Data ini meleset dari ekspektasi untuk defisit 35.3 miliar yen menyusul kekurangan 737.7 miliar yen pada November.

Dengan nilai ekspor turun 3.8 persen satu tahun menjadi 7.023 triliun yen jauh dari perkiraan untuk penurunan 1.9 persen menyusul kenaikan 0.1 persen pada bulan sebelumnya.

Ekspor ke seluruh Asia turun 6.9 persen menjadi 3.828 triliun yen, sementara ekspor ke China saja tergelincir 7.0 persen menjadi 1.402 triliun yen. Ekspor ke Amerika Serikat bertambah 1.6 persen menjadi 1.434 triliun dan ekspor ke Uni Eropa naik 3.9 persen menjadi 822.923 miliar yen.

Sementara impor naik 1.9 persen menjadi 7.079 triliun yen dibandingkan ekspektasi untuk kenaikan 4.0 persen setelah lonjakan 12.5 persen sebulan sebelumnya.

Impor dari seluruh Asia turun 2.9 persen menjadi 3.285 triliun yen, sementara impor dari China saja turun 6.4 persen menjadi 1.597 triliun yen. Impor dari Amerika Serikat melonjak 23.9 persen menjadi 866.846 miliar yen dan impor dari Uni Eropa bertambah 2.0 persen menjadi 802.225 miliar yen.

Defisit perdagangan yang disesuaikan adalah 183.6 miliar yen melebihi ekspektasi untuk kekurangan 290.7 miliar yen menyusul defisit 492.2 miliar yen pada November.

Related posts