JPMorgan : Harga Minyak Masih Berada Di Kisaran Rendahnya Di Tahun Ini

Head of Asia Pacific oil and gas dari JP Morgan, Scott Darling mengatakan kepada CNBC bahwa jika OPEC tidak menindaklanjuti dengan komitmen mereka untuk mengurangi produksi minyak sepanjang tahun, maka harga minyak masih akan berada di kisaran rendahnya di tahun ini.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa JP Morgan mengatakan sebelum pertemuan OPEC di awal bulan Desember lalu, jika organisasi negara pengekspor minyak tersebut tidak benar-benar memotong lebih dari 1.2 juta barrel per hari dan hanya melakukannya untuk paruh pertama tahun ini, maka harga minyak akan terus mengalami kesulitan untuk mengalami kenaikan ke harga idealnya di tahun ini.

Darling mengatakan bahwa sejumlah faktor yang dapat menahan harga minyak mentah tetap di kisaran rendah adalah laju permintaan minyak mentah yang lesu serta ketidakpastian mengenai kepatuhan penuh dari para negara anggota OPEC termasuk negara produsen terbesar Arab Saudi. Dalam beberapa bulan terakhir, Arab Saudi telah meningkatkan produksi minyak mereka lebih dari 1 juta barrel per hari, dan saat ini Arab Saudi bertujuan untuk memangkas hingga sekitar 900 ribu barrel per hari hanya dalam dua bulan.

Pada tahun lalu harga minyak menderita kerugian tahunan terburuk sejak 2015 akibat dari volatilitas pasar saham, faktor geopolitik dan prediksi melemahnya laju permintaan yang menimbulkan gejolak di pasar energi dunia. Selain itu risiko geopolitik di beberapa tempat seperti Venezuela juga bisa mendorong kenaikan harga minyak.

Pada bulan November lalu JP Morgan mengatakan bahwa harga minyak mentah jenis Brent akan berada di kisaran rata-rata $73 barrel di tahun ini, turun dari prediksi sebelumnya di $83.50 per barrel, yang mana hal ini dikarenakan kenaikan pasokan minyak di Amerika Utara untuk tahun ini.(WD)

Related posts