Jumlah Deposito Mata Uang Asing Korea Selatan Turun Di Bulan Maret

Jumlah deposito dalam bentuk mata uang asing di bank-bank Korea Selatan, dilaporkan jatuh hingga ke level terendahnya dalam 18 bulan terakhir di bulan Maret lalu, seiring para perusahaan yang memilih untuk menjual mata uang US Dollar di tengah melemahnya mata uang Won Korea terhadap mata uang utama lainnya.

Menurut data yang dirilis oleh Bank of Korea pada hari ini, simpanan dalam bentuk mata uang asing yang dipegang oleh pemberi pinjaman Korea Selatan berjumlah $67.15 milliar hingga akhir Maret lalu, turun sebesar $6.53 milliar dari akhir Februari sebelumnya. Angka ini menjadi outstanding amount terkecil sejak akhir September 2017, saat saldo mencapai $63.66 milliar dan merupakan penurunan terbesarnya sejak Juni tahun lalu saat mengalami penurunan nilai sebesar $7.17 milliar.

Kepemilikan dalam denominasi Dollar mengalami penurunan sebesar $5.92 milliar menjadi $56.58 milliar, menyusul tindakan perusahaan yang menjual Dollar untuk melunasi tagihan impor karena mereka merasa takut akan adanya penguatan Dollar lebih lanjut. Bank of Korea mengatakan bahwa saat nilai US Dollar menguat terhadap mata uang lokal, perusahaan-perusahaan importir menggunakan tabungan dalam denominasi Dollar untuk melakukan pembayaran, seiring semakin sensitifnya respon mereka terhadap fluktuasi nilai tukar.

Sementara untuk deposito dalam bentuk mata uang Yen dilaporkan berjumlah $4.13 milliar, atau turun $420 juta di periode yang sama,, di saat perusahaan menaikkan penjualan spot exchange dan menggunakan simpanan mereka untuk membayar iuran import di tengah menguatnya mata uang Yen terhadap mata uang lokal. Sedangkan jumlah deposito berdenominasi Euro turun $280 juta menjadi $3.43 milliar, untuk deposito dalam bentuk Yuan justru mengalami peningkatan sebesar $60 juta menjadi $1.25 milliar. Untuk deposito dalam bentuk mata uang lainnya termasuk Poundsterling dan Aussie mengalami lonjakan sebesar $30 juta menjadi $1.76 milliar.

Jika diukur menurut pemilik deposito mata uang asing, pihak perusahaan memegang sebanyak $53.6 milliar atau turun sebanyak $5.61 milliar selama periode yang sama hingga akhir Maret. Sementara pemilik deposito individu dilaporkan memegang sebanyak $13.55 milliar, turun $920 juta.

Kreditur lokal dilaporkan memegang sebesar $57.1 milliar deposito dalam bentuk mata uang asing, atau mencatat penurunan sebesar $5.95 milliar, sedangkan jumlah deposito di cabang lokal yang dioperasikan oleh bank asing dilaporkan turun sebesar $580 juta menjadi $10.05 milliar.(WD)

Related posts