Jumlah Lowongan Kerja AS Bulan Juni Mendekati Rekornya

Jumlah lowongan kerja di AS untuk bulan Juni tercatat mendekati rekor tertingginya, di tengah penurunan laju perekrutan secara moderat. Hal ini memberikan cerminan bahwa kondisi pasar tenaga kerja semakin ketat, yang diharapkan oleh sebagian kalangan akan memacu pertumbuhan upah yang lebih cepat.

Hasil survei bulanan untuk Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Selasa kemarin, menggarisbawahi adanya kekuatan pasar tenaga kerja, yang beriringan dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat, maka akan semakin membuka jalan bagi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga di pertemuan September mendatang. Jumlah lowongan pekerjaan selama bulan Juni, yang biasa dipakai sebagai ukuran untuk permintaan terhadap tenaga kerja, dirilis sebanyak 6.7 juta selama bulan Juni, sedikit dibawah rekor tertingginya 6.8 juta lowongan kerja yang tercatat pada bulan April lalu.

Tingkat lowongan pekerjaan di bulan Juni tidak berubah di angka 4.3%, dengan penambahan 20 ribu pekerjaan di sektor pendidikan, namun mengalami penurunan di sektor transportasi, pergudangan dan industri utilitas, yang hanya membuka lowongan sebanyak 84 ribu. Ada sebagian kalangan yang mengkhawatirkan bahwa kurangnya lapangan kerja di sejumlah sektor, akan menghambat laju pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan upah tetap moderat, tercatat sebesar 2.7% di tingkat tahunan pada bulan Juli lalu. Laporan JOLTS tersebut juga memuat mengenai meningkatnya angka PHK menjadi 1.7 juta pada Juni dan 1.6 juta pada bulan Mei. (WD)

Related posts