Header Ads

Kementerian Keuangan Korea Selatan Mengklaim Laju Ekonomi Yang Membaik

Kementerian Keuangan Korea Selatan dalam evaluasi bulanannya menyampaikan klaim bahwa ekonomi Korea Selatan mengalami perbaikan, yang merujuk kepada perbaikan dalam data output industri, sentimen konsumen serta sektor lapangan kerja.

Dalam laporan evaluasinya disebutkan bahwa kegiatan industri dan sentimen konsumen telah mengalami perbaikan sejak bulan Januari lalu, setelah sebelumnya pada September tahun lalu menyimpan nada negatif terhadap ekonomi dan sekaligus terfokus kepada ketidakpastian yang terjadi dan risiko pasar.

Produksi industri di bulan Januari naik 0.8% selama periode bulan tersebut, dengan output sektor jasa yang naik 0.9% dan output konstruksi yang mencatat kenaikan 2.1% di periode yang sama. Investasi fasilitas naik 2.2% dari periode yang sama, sekaligus mencatat angka positifnya yang pertama dalam tiga bulan yang didukung oleh investasi sektor mesin yang lebih besar.

Untuk investasi konstruksi juga mencatat kenaikan 2.1%, sekaligus memperpanjang kenaikan 2.4% di bulan sebelumnya. Tingkat konsumsi di bulan Januari tumbuh sebesar 1.0%, namun penjualan di department store dan hypermarket mengalami penurunan masing-masing 7.7% dan 10.8%, yang ditandai dengan penurunan domestik hingga 3.1%.

Sementara itu indeks sentimen konsumen gabungan untuk bulan Februari berada di angka 99.5, yang merupakan level tertingginya dalam lima bulan terakhir sejak September tahun lalu. Selama bulan Februari lalu, Korea Selatan berhasil menambah lapangan kerja sebanyak 263 ribu di tingkat tahunan, yang merupakan jumlah tertingginya sejak Januari tahun lalu.

Pemerintahan Seoul berhasil meningkatkan lapangan kerja di sektor publik, kesejahteraan sosial, pertanian dan konstruksi. Ekspor Korea Selatan telah mengalami penurunan selama tiga bulan terakhir secara beruntun, akibat berkurangnya permintaan terhadap produk chip dan permintaan yang melambat dari pasar Cina.

Sebelumnya dilaporkan ekspor Korea Selatan mengalami penurunan 11.1% menjadi total $39.56 milliar di bulan Februari lalu, atau mengalami penurunan yang lebih curam dari penurunan 5.8% pada bulan Januari sebelumnya.(WD)

Related posts