Kepercayaan Rumah Tangga Inggris Terhadap Kondisi Keuangannya Memburuk Di Bulan Ini

Tingkat kepercayaan sektor rumah tangga Inggris terhadap kondisi keuangan mereka dilaporkan memburuk di bulan ini, seiring pendapatan dari upah menunjukkan kenaikan dalam laju terlemahnya sejak Februari silam. Indeks keuangan rumah tangga yang dirilis oleh IHS Markit, yang biasa dipakai oleh Bank of England sebagai alat ukur kesehatan keuangan konsumen, turun ke level terendahnya dalam tiga bulan di 45.1 di bulan Oktober dari 45.7 pada bulan September.

Hasil survei ini setidaknya akan semakin mempersulit para pejabat Bank of England yang memperkirakan bahwa tekanan inflasi akan mengalami peningkatan selama beberapa tahun ke depan, menyusul dorongan yang timbul dari peningkatan bertahap dalam pertumbuhan upah. Data yang dikeluarkan oleh IHS Markit ini memberikan cerminan bahwa ekspektasi inflasi publik Inggris untuk 12 bulan ke depan ini akan mengalami penurunan ke level terendahnya dalam dua tahun terakhir, sementara itu optimisme terhadap laju harga rumah menjadi yang terendah sejak Juli 2016.

Joe Hayes selaku ekonom IHS Markit menilai bahwa sektor rumah tangga di Inggris telah memberikan penilaian paling suram terhadap kondisi keuangan saat ini karena pertumbuhan pendapatan yang lebih lemah dari ketersediaan kas yang terbatas. Lembaga tersebut juga menyampaikan ekspektasi dari sektor rumah tangga Inggris terhadap kebijakan suku bunga Bank of England, yang dinilai hampir tidak mengalami perubahan dibandingkan bulan lalu, yang mana separuh dari sektor tersebut mengharapkan kenaikan suku bunga dalam enam bulan kedepannya.

Sementara itu hasil survei dari Thomson Reuters/Ipsos terhadap indeks sentimen konsumen utama, emnunjukkan bahwa 23% rumah tangga memperkirakan bahwa keuangan mereka akan mengalami pelemahan di tahun depan, yang mana hasil ini mencatat proporsi terbesarnya sejak Maret 2013 silam.(WD)

Related posts