Komisi Eropa Akan Meluncurkan Kombinasi Paket Penyelamatan Uni Eropa

Komisi Eropa akan menyampaikan rencana untuk membantu ekonomi di kawasan Uni Eropa kembali pulih dari kemerosotan akibat pandemi virus corona dengan melakukan langkah kombinasi antara dana hibah, pinjaman serta jaminan hingga lebih dari 1 triliun Euro yang sempat menimbulkan kontroversi sebelum diluncurkan.

Tujuan dari kombinasi langkah ini dimaksudkan untuk membantu negara-negara di kawasan tersebut serta sektor-sektor yang paling terpukul oleh pandemi untuk pulih lebih cepat dan sekaligus melindungi pasar tunggal Uni Eropa dari perpecahan yang diakibatkan oleh laju pertumbuhan ekonomi dan tingkat kekayaan yang berbeda-beda.

Hal ini sangat diperlukan mengingat bahwa negara-negara seperti Italia, Yunani, Prancis, Portugal atau Spanyol, yang dibebani dengan utang tinggi dan sangat bergantung pada pariwisata, akan merasa lebih sulit daripada negara-negara yang lebih hemat di Eropa bagian Utara untuk memulai kembali ekonomi mereka melalui pinjaman.

Paket ini juga akan memberikan pinjaman, yang akan dilunasi oleh pemerintah yang mengambilnya, dan jaminan yang dapat menarik uang tunai berkali-kali lebih banyak dengan mengurangi risiko di berbagai sektor investasi.

Namun mengenai dana hibah yang dibiayai melalui pinjaman bersama, yang mana hal ini telah menimbulkan kekhawatiran di pihak Belanda, Swedia, Austria dan Denmark, dimana pinjaman tersebut harus dilunasi sehingga ini berarti bahwa kontribusi yang lebih tinggi bagi negara yang bersangkutan untuk anggaran Uni Eropa di masa mendatang.

Komisi Eropa yang tidak mendapat dukungan dengan ide tersebut pada dua tahun lalu, mengusulkan untuk menghapus semua rabat yang dinikmati oleh berbagai negara atas kontribusi nasional mereka terhadap anggaran UE, mengurangi separuh jumlah bea cukai yang disimpan pemerintah dan untuk mendapatkan bagian yang lebih besar dari Pajak Pertambahan Nilai yang dibayarkan ke UE.(WD)

Related posts