Header Ads

Kondisi Risk-Off Berpotensi Mendukung Penguatan Yen

Kondisi risk-off yang melanda pasar mata uang di perdagangan hari ini, telah memberikan dukungan bagi mata uang safe haven Yen, ditambah dengan imbal hasil Treasury AS yang menyentuh rekor terendahnya sehingga menahan laju permintaan terhadap Dollar seiring para investor yang mencemaskan prospek trade war dalam waktu dekat.

Nilai tukar mata uang Yen menguat hingga 0.24% menjelang dibukanya sesi perdagangan waktu Eropa. Yen juga menguat terhadap Aussie dan Kiwi, hingga keduanya mencapai level terendahnya dalam empat tahun terakhir akibat melemahnya sentimen bisnis.

Sementara pergerakan mata uang Poundsterling cenderung datar akibat dari melonjaknya kekhawatiran mengenai Hard Brexit, menyusul tanggapan pasar terhadap langkah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk menunda parlemen dalam upayanya untuk membatasi perdebatan sebelum tenggat waktu pelaksanaan Brexit pada akhir Oktober mendatang.

Chris Weston selaku kepala penelitian di perusahaan pialang valuta asing Pepperstone Group, mengatakan bahwa sangat sulit untuk mengambil risiko besar dalam kondisi pasar saat ini, yang mana komentar ini mengacu pada kurva imbal hasil terbalik sebagai salah satu indikator sentimen pasar.

Saat ini faktor yang mendominasi kekhawatiran investor adalah kurva imbal hasil Treasury AS yang berbalik, dimana imbal hasil jangka panjang lebih rendah dibandingkan imbal hasil jangka pendek, yang dinilai sebagai sinyal resesi di masa depan.

Selain itu sentimen yang melanda pasar mata uang kemungkinan juga terjadi akibat perselisihan perdagangan AS-Cina, yang nampaknya masih jauh dari kesepakatan. Tanda-tanda suram terbaru datang dari Selandia Baru, dimana survei sentimen bisnis dari ANZ Bank yang mendapat pengawasan ketat dari pelaku pasar, menunjukkan kelemahan yang semakin dalam baik dari aktivitas maupun kepercayaan diri.

Hingga saat ini pergerakan mata uang Yen masih berpotensi mendapatkan momentum risk-off di pasar mata uang, dan secara teknikal nampaknya masih akan menguat terhadap greenback untuk mendekati level psikologis teknikal di 105.60.(WD)

Related posts