Header Ads

Korea Selatan Akan Mengalokasikan Anggaran Untuk Keseimbangan Pembangunan

Pemerintah Korea Selatan berencana untuk menyuntikkan dana hingga 175 triliun Won ($156.7 milliar) dalam kurun waktu lima tahun ke depan untuk mengurangi ketidakseimbangan dalam pembangunan antara ibukota dengan daerah-daerah di seluruh negara dengan mengalokasikan lebih banyak dana untuk pemerintah daerah.

Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi serta Komite Presiden untuk Pembangunan Nasionak Seimbang, telah menerima persetujuan dari pihak legislatif untuk rencana lima tahun kedepan guna menciptakan pertumbuhan regional yang seimbang.

Untuk itu pemerintah pusat akan menyumbang sebesar 113 triliun Won dan pemerintah daerah akan berkontribusi sebesar 42 triliun Won untuk anggaran baru, yang mana anggaran ini mengalami kenaikan lebih dari 10 triliun Won dari putaran sebelumnya. Dengan demikian mayoritas pendapatan dari hasil pajak, yang biasanya dikumpulkan oleh pemerintah pusat termasuk pajak pertambahan nilai, mulai sekarang akan berada di bawah yuridiksi dari pemerintah daerah.

Dengan demikian sejumlah proyek-proyek negara yang bernilai 3.5 triliun Won juga akan dialihkan ke sejumlah kota-kota regional mulai tahun depan. Sebagai permulaan pemerintah pusat akan membiarkan pihak berwenang di daerah untuk merancang rencana pengembangan bagi daerah mereka sendiri serta sekaligus menyediakan dana komrehensif untuk pengerjaan proyek-proyek yang telah dialihkan oleh pemerintah pusat.

Untuk semester pertama tahun ini, pemerintah berencana untuk membuat indeks gabungan yang mempertimbangkan sejumlah faktor mengenai pembangunan daerah dan kualitas hidup, yang akan menjadi acuan untuk melakukan pendekatan bantuan yang lebih khusus.

Sebanyak 51 triliun Won akan dicurahkan ke sejumlah sektor seperti pendidikan, budaya, kesejahteraan serta perawatan kesehatan untuk periode lima tahun kedepan dengan perencanaan pembangunan sebanyak 450 public day care centers dan 300 fasilitas budaya baru seperti museum dan perpustakaan untuk publik.

Selain itu mereka juga akan meningkatkan persentase karyawan baru lokal di lembaga-lembaga publik menjadi 30% di tahun 2022 mendatang, naik sekitar 14.2% pada tahun 2018. Sedangkan 66 triliun Won lainnya akan disiapkan untuk memberikan bantuan untuk menghidupkan kembali kota-kota kecil serta desa-desa penghasil pertanian dan perikanan yang saat ini tengah bergulat dengan penurunan populasi.(WD)

Related posts