Header Ads

Kudlow: Gedung Putih Tidak Akan Batasi Bantuan Untuk Negara Bagian dan UKM

Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan pada hari Minggu ia tidak akan membatasi apa pun dalam RUU bantuan baru untuk meringankan “kesulitan yang luar biasa” dari wabah koronavirus. Termasuk lebih banyak uang untuk pemerintah negara bagian dan UKM.

Lebih dari 30 juta orang Amerika telah bergabung dalam daftar tunjangan pengangguran selama enam minggu terakhir dan anggota parlemen di Capitol Hill sedang mendiskusikan RUU bantuan coronavirus keempat.

Demokrat sedang mendesak bantuan tambahan untuk membantu kota dan negara bagian mengatasi kehilangan pendapatan dari penutupan ekonomi dan beberapa gubernur telah memperingatkan adanya PHK besar-besaran jika mereka gagal mendapatkannya.

Beberapa penasihat Presiden Donald Trump mengatakan kebutuhan untuk RUU stimulus lain belum jelas. Tetapi Kudlow mengatakan “mungkin ada undang-undang tambahan” ketika para pejabat mempelajari bagaimana miliaran yang termasuk dalam RUU terakhir berlaku.

“Kami tahu ekonomi masih dalam fase mengerikan, kontraksi, kesulitan luar biasa, di mana-mana,” kata Kudlow pada CNN’s “State of the Union.”

“Kami sedang berusaha menyelesaikan ini. Saya tidak ingin membatasi apa pun saat ini. Kami sedang berdiskusi secara internal dan dengan anggota Kongres terkemuka.”

Kongres belum melakukan rapat dalam sesi reguler sejak Maret, meskipun telah meloloskan UU bantuan besar coronavirus senilai hampir $ 3 triliun. Ketua DPR Nancy Pelosi, seorang Demokrat, mengatakan uang untuk negara bagian dan kota akan menjadi inti dari paket legislatif berikutnya dari rancangan Demokrat.

Trump telah mempertimbangkan mengaitkan bantuan tersebut dengan kebijakan imigrasi kota suaka, kata Kudlow.

Related posts