Header Ads

Kuroda : Bubbling Sektor Keuangan Dapat Memicu Krisis Keuangan

Pada kesempatan berbicara menjelang pertemuan para pemimpin keuangan negara anggota G20 di Fukuoka Selatan, Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda memperingatkan mengenai potensi bahaya yang mengancam dibalik kebijakan pencetakan uang secara besar-besaran, seraya menyampaikan bahwa bubbling sektor keuangan di tengah pinjaman berlebihan oleh bank komersial, memiliki kecenderungan untuk menjadi pemicu bagi terjadinya krisis keuangan.

Dalam pidatonya yang disampaikan dalam sebuah simposium yang digagas oleh Institute of International Finance di Tokyo, Kuroda menyampaikan bahwa bubbling keuangan cenderung akan dikaitkan dengan krisis keuangan, di saat yang bersamaan dengan penciptaan kredit yang berlebihan.

Mengacu kepada krisis Jepang di akhir 1990-an serta krisis keuangan global di akhir tahun 2000-an, telah mengingatkan beliau bahwa peran penting dari regulasi dan pengawasan keuangan adalah sebagai langkah untuk mengatasi kegagalan pasar dalam mencegah krisis keuangan.

Sementara itu sejumlah pelaku pasar dan akademisi menyikapi kebijakan stimulus besar-besaran dengan kekhawatiran terhadap potensi bubbling akibat dari pencetakan uang dalam jumlah besar dan dalam periode yang panjang, dapat mendorong lembaga keuangan untuk mengambil tingkat risiko yang berlebihan.

Lebih lanjut Kuroda mengatakan bahwa saat ini setelah agenda reformasi regular hampir selesai, maka pihak bank sentral harus mengalihkan fokus kepada implementasi reformasi yang disepakati secara penuh, tepat waktu, dan konsisten untuk mencapai tujuan menjaga stabilitas keuangan global.

Beliau juga mengatakan bawah bank-bank sentral harus mewaspadai risiko bahwa evolusi teknologi informasi yang cepat, seperti meluasnya penggunaan smartphone, dapat memperbesar kegagalan pasar dengan memusatkan data ke sejumlah kecil lembaga keuangan. Inovasi keuangan serta perubahan yang ditimbulkan terhadap peran regulator merupakan satu dari sejumlah topik utama pembahasan dalam pertemuan dua hari para menteri keuangan dan kepala bank sentral G20.(WD)

Related posts