Laju Ekspor Korea Selatan Kemungkinan Akan Turun Dalam Dua Bulan Terakhir

Laju ekspor Korea Selatan kemungkinan akan mencatat penurunan dalam dua bulan berturut-turut di Januari, seiring penurunan yang berlanjut terhadap pengiriman produk semikonduktor yang masih menjadi produk andalan ekspor negara tersebut.

Menurut data yang dirilis oleh Korea Customs Service, ekspor Korea Selatan mencapai $25.7 milliar dalam 20 hari pertama di Januari, turun 14.6% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Dalam periode harian laju ekspor rata-rata sebesar $1.77 milliar, atau turun sebesar 8.7% dibanding tahun lalu.

Pada bulan September tahun lalu, laju ekspor di negeri ginseng tersebut mengalami kejatuhan karena libur Chuseok, namun kembali pulih pada bulan Oktober dan mampu mempertahankan momentum pertumbuhannya hingga November. Akan tetapi di bulan Desember laju ekspor kembali melemah menyusul penurunan pengiriman produk semikonduktor hingga 8.3% yang menandai penurunan untuk pertama kalinya dalam 27 bulan terakhir.

Tingkat pengiriman produk semikonduktor dalam 20 hari pertama Januari, mengalami penyusutan 28.8% di tingkat tahunan, selain itu pengiriman barang-barang ekspor andalan utama negara tersebut juga mengalami kontraksi antara 24.0% hingga 40.5%. Untuk ekspor produk otomotif mencatat kenaikan 29% di tingkat tahunan, sementara untuk produk komunikasi nirkabel dan onderdil masing-masing naik 8.1% dan 0.2% dalam periode yang sama.

Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi beserta Asosiasi Perdagangan Internasional Korea Selatan, mengadakan pertemuan guna mempersiapkan langkah-langkah pencegahan untuk menghadapi perlamabatan ekspor. Pertemuan tersebut dihadiri juga oleh sejumlah pejabat tinggi pemerintah yang berwenang terhadap sektor perdagangan serta kepala asosiasi industri dari sektor swasta.(WD)

Related posts