Header Ads

Laju Inflasi Cina Masih Stabil Di Tengah Perlambatan Ekonominya

Laju inflasi harga sektor pabrik di Cina, sedikit menurun di bulan Juli namun masih diatas perkiraan penurunan dari para analis, di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi serta perselisihan perdagangan antar Beijing dengan Washington. Data inflasi resmi yang dirilis pemerintah Cina, menyebutkan bahwa laju inflasi, baik dari sisi konsumen atau produsen, tumbuh di laju yang stabil meskipun perlambatan pertumbuhan masih membayangi perekonomian Cina.

Indeks harga produsen (PPI), yang biasa dipakai sebagai acuan pertumbuhan harga sektor pabrik, tumbuh 4.6% di bulan Juli dari tahun sebelumnya, angka ini memang masih lebih rendah dibandingkan pencapaian 4.7% di bulan Juni sebelumnya, namun masih diatas ekspektasi penurunan dari para analis yang memperkirakan di angka 4.4%. Di tingkat bulanan laju PPI naik 0.1% pada bulan Juli, lebih rendah dari 0.3% yang dicapai pada bulan Juni sebelumnya. Setidaknya hal ini masih memberikan harapan bagi pertumbuhan ekonomi, meskipun beberapa hambatan masih membayangi laju pertumbuhan Cina.

Secara detail dilaporkan bahwa harga bahan baku mengalami lonjakan 9.0% di bulan Juli dari tahun sebelumnya, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Juni yang tercatat 8.8%. Sementara itu data CPI dirilis naik 2.1%, lebih tinggi dibanding perkiraan kenaikan di 2.0% dari para ekonom dan menunjukkan kenaikan dibanding pencapaian bulan sebelumnya di 1.9% pada Juni lalu. Indeks harga makanan naik 0.5% dari tahun sebelumnya, sementara harga non makanan naik 2.4% dibandingkan pertumbuhan 2.2% pada periode yang sama setahun sebelumnya. Hal ini setidaknya sesuai dengan pernyataan dari IMF yang mengatakan bahwa inflasi utama di Cina akan mengalami peningkatan secara bertahap menjadi 2.5%, sedangkan inflasi produsen berjalan secara moderat.(WD)

Related posts