Lonjakan Yen Tidak Berlangsung Lama, Trump: Semua Baik-Baik Saja

Mata uang berfluktuasi pada hari Rabu ketika safe-haven yen melonjak pada berita tentang serangan rudal Iran menghantam pangkalan militer AS di Irak. Namun yen kembali koreksi karena investor menganggap itu tidak akan memicu konflik yang lebih luas di wilayah tersebut.

Lebih dari selusin rudal balistik ditembakkan sepanjang malam dari wilayah Iran menuju dua pangkalan militer Irak, kata militer AS.

Korps Pengawal Revolusi Islam Iran mengatakan serangan itu untuk membalas pembunuhan komandan Qassem Soleimani pekan lalu, menurut sebuah pernyataan di TV pemerintah.

Sontak saja serangan ini membuat yen ke level tertinggi tiga bulan, sebelum terkoreksi ke level semula karena tidak adanya laporan langsung terkait korban serangan tersebut. Posting Twitter dari kedua belah pihak mengecilkan prospek eskalasi lebih lanjut juga membantu menenangkan pasar mata uang.

Presiden A.S. Donald Trump tweeted bahwa penilaian kerusakan adalah “Sejauh ini, sangat bagus!” dan berkata “semuanya baik-baik saja,” menjanjikan pernyataan lebih lanjut pada hari Rabu pagi. Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menge-Tweet bahwa serangan itu “proporsional” dan bahwa “kami tidak mencari eskalasi atau perang.”

Yen, dianggap sebagai aset safe haven di saat kekacauan berdasarkan status Jepang sebagai kreditor terbesar di dunia.

Related posts