Manufaktur Inggris Terendah Dalam Tiga Bulan Di Januari

Aktifitas manufaktur Inggris mengalami penurunan hingga kelevel terendah dalam tiga bulan di Januari ketika mereka bersiap untuk Brexit yang berpotensi kacau dalam waktu kurang dari dua bulan, sebuah survei bisnis menunjukkan pada hari Jumat.

Indeks PMI manufaktur Inggris turun menjadi 52.8 dari 54.2 pada bulan Desember, yang merupakan level terendah tiga bulan dan di bawah perkiraan konsensus dalam jajak pendapat Reuters dengan memperkirakan dilevel 53.5.

Perdana Menteri Inggris Theresa May, telah di bawah tekanan dari Partai Konservatifnya sendiri dan ingin membuka kembali perjanjian Brexit dengan Uni Eropa untuk menggantikan pengaturan perbatasan Irlandia yang diperebutkan dan sesuatu yang ditolak oleh Uni Eropa.

Hampir satu dari tiga perusahaan Inggris berpikir untuk menggeser operasi di luar negeri karena Brexit, sebuah survei dari badan industri Institute of Directors yang sebelumnya dirilis pada hari Jumat.

Dan pada hari Kamis, angka menunjukkan investasi di industri mobil Inggris berkurang setengahnya pada tahun lalu.

IHS Markit mengatakan ada “risiko yang jelas” bahwa sektor manufaktur penyumbang 10 persen dari output ekonomi Inggris akan masuk ke dalam resesi.

“Meskipun ada dorongan sementara yang disediakan oleh pra-pembelian klien dan upaya untuk membangun stok, tren yang mendasari dalam output dan pesanan baru tetap loyo,” kata Rob Robson, direktur di IHS Markit.

Pabrik-pabrik Inggris sedikit mengurangi pekerjaan karena tumpukan pekerjaan dikontrak pada laju yang lebih cepat pada Januari dan ukuran optimisme survei mencapai level terendah 30 bulan, lagi-lagi mencerminkan kekhawatiran Brexit dan melemahnya pertumbuhan di benua Eropa.

Related posts