Header Ads

Minyak Dunia Naik Ditengah Harapan Stimulus Global

Harga minyak naik pada siang hari Jumat setelah para pemimpin dunia menjanjikan suntikan dana besar-besaran untuk membatasi dampak ekonomi dari pandemi virus corona, meskipun khawatir wabah akan menghancurkan permintaan minyak.

Setelah jatuh selama empat minggu terakhir, minyak mentah Brent naik 50 sen, atau hampir 2%, pada $ 26,84 per barel pada 0116 GMT, dan di jalur untuk mengakhiri minggu stabil atau hanya sedikit lebih rendah.

Para pemimpin Kelompok 20 negara-negara besar berjanji pada hari Kamis untuk menyuntikkan lebih dari $ 5 triliun ke dalam ekonomi global untuk membatasi kehilangan pekerjaan dan pendapatan dari coronavirus dan siap “melakukan apa pun untuk mengatasi pandemi.”

Amerika Serikat kini telah melewatu Cina dan Italia sebagai negara dengan kasus virus korona terbanyak, menurut penghitungan Reuters, ketika negara itu menghadapi lonjakan rawat inap dan menjulang kekurangan pasokan, staf, dan tempat tidur yang sakit.

“AS adalah wilayah permintaan minyak paling konsekuensial di dunia dan dimana data GPS real-time menunjukkan penurunan kemacetan 82% di kota-kota besar A.S”, kata Capital Economics dalam sebuah catatan. “Namun pada akhirnya, konsumsi AS harus memimpin jalan bagi pemulihan permintaan minyak global yang bermakna,” katanya.

Namun, stimulus secara besar-besaran membantu harga minyak naik karena asset beresiko untuk sementara menguat seiring lebih banyak pemerintah mengeluarkan langkah-langkah stimulus tambahan untuk memerangi pandemi.

Related posts