Header Ads

Minyak Memperpanjang Kenaikannya Di Hari Ini

Minyak mentah kembali memperpanjang kenaikannya di sesi perdagangan hari Kamis ini, di tengah tanda-tanda bahwa produsen akan memangkas produksi minyak mereka untuk mengatasi anjloknya perminyakan terhadap bahan bakar akibat pandemi virus yang menghantam ekonomi global.

Hingga memasuki sesi perdagangan waktu Eropa siang hari ini, minyak mentah berjangka jenis West Texas Intermediate mencatat kenaikan hingga lebih dari 3%, setelah sebelumnya minyak mentah AS jatuh ke di bawah minus $40 pada hari Senin di tengah kekhawatiran bahwa pembeli kehabisan ruang penyimpanan untuk menerima pengiriman.

Regulator energi Oklahoma di AS sebagai negara produsen minyak terbesar dunia, mengatakan bahwa perusahaan dapat menutup sumur pengeboran tanpa harus kehilangan sewa, yang mana ini akan menjadi kemenangan awal bagi produsen AS yang tengah kesulitan mencari bantuan dari kejatuhan pasar setelah lonjakan produksi.

Lembaga Energy Information Administration mengatakan pada hari Rabu kemarin bahwa stok persediaan minyak mentah AS, bensin dan bahan bakar sulingan naik pekan lalu karena seluruh dunia tengah membangun terminal persediaan.

Tingkat persediaan minyak mentah naik 15 juta barel dalam sepekan hingga 17 April menjadi 518.6 juta barel, mendekati rekor 535 juta barel yang ditetapkan pada 2017.

Sejumlah kalangan menilai bahwa persediaan minyak mentah diperkirakan akan terus meningkat, karena jatuhnya permintaan dari wabah virus dan respons agresif oleh penyuling untuk memangkas pemrosesan.

Sementara itu di Jepang sebagai negara ekonomi terbesar ketiga dunia, sebuah data yang dirilis pada hari ini menunjukan bahwa sektor layanan mengalami penyusutan paling besar dalam catatan, sedangkan dikabarkan bahwa sejumlah produsen juga telah menutup aktifitas operasional mereka.(WD)

Related posts