Header Ads

Minyak Turun Sekitar 16% Di Tahun 2018

Harga minyak naik tipis pada perdagangan hari Selasa di Asia setelah jatuh 3% di sesi sebelumnya karena pemotongan yang dijanjikan oleh Arab Saudi dan sekutu-sekutunya di OPEC gagal menaikkan harga minyak.

Minyak mentah WTI Futures untuk pengiriman Januari naik 0.31% menjadi $ 51.16 per barel pada 12:37 AM ET (05:37 GMT) di New York Mercantile Exchange. Dengan hanya tiga minggu hingga akhir 2018, WTI tetap turun hampir 16% pada tahun ini dan 34% lebih rendah dari harga tertinggi empat tahun yang diperdagangankan hampir $ 77 per barel pada awal Oktober.

OPEC hari Jumat mengumumkan bahwa mereka akan mengurangi produksi keseluruhan di antara anggotanya sebesar 1.2 juta barel per hari (bpd) selama enam bulan pertama 2019 dalam upaya untuk mencegah melimpahnya pasokan global dan menaikkan harga.

Klub produsen akan mengekang output sebesar 0.8 juta bph dari tingkat Oktober, sementara sekutu non-OPEC berkontribusi tambahan 0.4 juta bpd pemotongan, dalam sebuah langkah yang akan ditinjau pada pertemuan di bulan April.

Kekhawatiran seputar pertumbuhan global, perang dagang dan kekhawatiran Brexit juga disebut sebagai terpaan untuk harga minyak.

Related posts