Header Ads

Motegi : Permasalahan Mata Uang Menjadi Urusan Menteri Keuangan Masing-masing

Menteri Revitalisasi Ekonomi Jepang, Toshimitsu Motegi mengatakan bahwa Jepang dan AS telah sepakat untuk fokus kepada negosiasi perjanjian perdagangan bilateral dari keduanya, terutama terhadap tarif barang seperti produk pertanian dan industri.

Dalam kesempatan berbicara kepada wartawan pasca pertemuan di hari Senin kemarin dari dua hari pertemuan beliau dengan Perwakilan Dagang AS, Robert Lightizer di Washington, Motegi mengisyaratkan penentangannya terhadap kemungkinan dimasukkannya ketentuan nilai mata uang dalam kesepakatan perdagangan apapun.

Beliau menilai bahwa permasalahan mata uang harus ditangani oleh menteri keuangan masing-masing. Dalam pertemuan tersebut, Motegi dan Lightizer menegaskan bahwa mereka akan melakukan negosiasi sesuai dengan kesepakatan antara Perdana Menteri Shinzo Abe dan Presiden Donald Trump pada September lalu.

Dalam pembicaraan yang berlangsung selama tiga jam, Motegi mengatakan bahwa dirinya terfokus untuk membahas perdagangan barang dengan Lightizer dan dirnya juga membahas bagaimana negosiasi dapat berkembang untuk mencapai kesepakatan.

Pertemuan antara Abe dan Trump pada September lalu, mengeluarkan sebuah pernyataan yang memberikan indikasi bahwa pihak Washington tidak akan menuntut pemotongan tarif terhadap produk pertanian yang lebih dalam dibandingkan dalam level yang disepakati Jepang dalam pakta perdagangan lainnya seperti Trans-Pacific Partnership dan pakta perdagangan dengan Uni Eropa.

Putaran pertama negosiasi perdagangan antara Jepang dan AS mengemuka saat adanya lobi dari sektor pertanian AS yang meningkatkan seruan kepada pemerintahan Trump untuk mengambil langkah cepat guna meningkatkan akses ke pasar Jepang.

Sebelumnya Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin mengatakan bahwa perjanjian apapun dengan pihak Jepang akan mencakup persyaratan untuk menahan diri dari memanipulasi nilai tukar mata uang untuk mendapatkan keuntungan dalam perdagangan internasional. Kantor Perwakilan Dagang AS mengatakan pada bulan Desember bahwa administrasi Trump akan mendorong untuk mengurangi atau menghilangkan tarif impor pertanian AS serta untuk mengatasi hambatan non-tarif di sektor otomotif, yang mana semuanya ini tercantum dalam ringkasan tujuan negosiasi perjanjian dagang bilateral dengan Jepang.

Selain itu pihak Washington juga akan berupaya untuk memasukkan sektor jasa seperti telekomunikasi dan jasa keuangan dalam kesepakatan perdagangan.(WD)

Related posts