Negosiasi Perjanjian Investasi UE-Cina Telah Mengalami Kemajuan

Salah seorang pejabat senior Uni Eropa menyampaikan bahwa pihaknya telah mencapai kemajuan dalam negosiasi perjanjian investasi dengan Cina dan saat ini memasuki tahap yang kritis setelah selama enam tahun keduanya melakukan pembicaraan terkait akan hal tersebut.

Lebih lanjut Nicholas Chapuis selaku duta besar Uni Eropa untuk Cina mengatakan bahwa kemajuan yang berhasil dicapai di setiap bulannya, dalam sebuah pembicaraan kesepakatan dimana pihak Uni Eropa yang tengah mencari lebih banyak akses pasar di Cina untuk sektor bisnis Uni Eropa.

Sebelumnya Sabine Weyand yang menjabat sebagai direktur jenderal Komisi Eropa untuk sektor perdagangan, di bulan Desember telah menyampaikan bahwa negosiasi antara kedua belah pihak berjalan sangat lambat.

Perusahaan-perusahaan di Eropa pada hari Kamis kemarin, telah meminta para pembuat kebijakan di Brussels untuk memperkuat pendekatan mereka ke pihak Beijing, guna mengamankan lahan yang seimbang bagi sektor bisnis di Eropa.

Cina dan Uni Eropa sama-sama mengatakan bahwa keduanya berharap untuk dapat menyelesaikan negosiasi tersebut di tahun ini.

Menteri Luar negeri Cina, Wang Yi telah mengatakan bahwa pihaknya lebih memprioritaskan hubungan diplomatiknya dengan Eropa, seraya menyoroti upaya Beijing untuk mengurangi ketergantungannya kepada AS setelah mengalami ketegangan perdagangan selama berbulan-bulan.

Chapuis juga mengatakan bahwa dirinya telah diberi jaminan oleh pemerintahan Beijing bahwa kesepakatan perdagangan fase pertama dengan AS yang baru saja ditandatangani, tidak akan mempengaruhi sektor bisnis di Eropa.

Kepala Perdagangan Uni Eropa juga mengatakan bahwa pihak Brussela akan mengawasi apakah kesepakatan tersebut sesuai dengan aturan perdagangan global.

Sementara Komisaris Perdagangan UE Phil Hogan dalam konferensi di London, menilai bahwa rincian perjanjian perdagangan fase pertama antara AS dengan Cina sepertinya masih menyisakan rincian yang samar dan belum jelas untuk kedepannya.

Uni Eropa yang menjuluki Cina sebagai negara pesaingnya secara sistemik, akan mengadakan serangkaian pertemuan dengan Cina di tahun ini, termasuk pertemuan tingkat tinggi yang akan dilangsungkan di Leipzig pada bulan September mendatang, dimana Presiden Cina Xi Jinping akan bertemu dengan para pemimpin Eropa.

Selama ini Uni Eropa telah menjadi mitra dagang terbesar dari Cina, dan sebaliknya Cina merupakan mitra dagang terbesar kedua dari Uni Eropa.(WD)

Related posts