NFP Diperkirakan Cenderung Meningkat Secara Solid Di Bulan Mei

Menjelang pengumuman data NFP AS malam nanti, sejumlah analis menilai bahwa pertumbuhan pekerjaan di negeri Paman Sam tersebut cenderung mengalami peningkatan secara solid di bulan Mei, seiring pertumbuhan upah yang diperkirakan akan mengalami peningkatan sehingga masih menunjukkan kekuatan di pasar tenaga kerja guna mengimbangi tekanan perselisihan perdagangan yang berpotensi membebani pertumbuhan ekonomi yang telah melambat.

Laporan data ketenagakerjaan yang kuat di AS, kemungkinan besar mampu untuk membantu mengembalikan harapan pasar bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunganya di tahun ini, di tengah perang dagang yang semakin meningkatkan tensinya.

Pada hari Selasa lalu, Ketua The Fed, Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral akan terus memantau dengan seksama implikasi dari ketegangan perdagangan terhadap laju pertumbuhan ekonomi dan akan bertindak sesuai kondisi yang ada untuk tetap mempertahankan ekspansi ekonomi AS.

Menurut sebuah survei terhadap ekonomi dari Reuters, diperkirakan Non-Farm Payrolls akan menunjukkan penambahan lapangan kerja sektor swasta hingga sebanyak 185 ribu pekerjaan di bulan Mei lalu, setelah sebelumnya mengalami lonjakan hingga sebanyak 263 ribu pekerjaan di bulan April.

Joseph Brusuelas, kepala ekonom RSM AS yang bermarkas di New York, mengatakan bahwa trade war yang berkepanjangan akan menyebabkan laju perekrutan tenaga kerja mengalami perlambatan karena meredanya sentimen bisnis, jatuhnya pengeluaran modal yang selama ini meningkatkan produktivitas serta kerusakan yang semakin meluas di sektor konsumen.

Namun demikian laju pertumbuhan pekerjaan di bulan Mei bisa saja menunjukkan data yang mengecewakan setelah sebuah laporan dari ADP menunjukkan kenaikan terkecilnya dalam sembilan tahun terakhir di bulan lalu. Laporan tersebut memiliki catatan buruk yang memprediksi komponen penggajian swasta dari laporan ketenagakerjaan pemerintah akibat adanya perbedaan metodologi.

Sementara itu sejumlah komponen di pasar tenaga kerja lainnya, seperti tunjangan bagi pengangguran serta ukuran ketenagakerjaan dari Institute for Supply Management, mengharapkan adanya kenaikan lapangan kerja yang solid di bulan Mei.

Pertumbuhan upah di tingkat bulanan juga diperkirakan akan memberikan dukungan, dengan perkiraan pendapatan rata-rata per jam meningkat 0.3% setelah mencatat kenaikan 0.2% di bulan April. Tingkat upah diperkirakan naik 3.2% dalam 12 bulan hingga Mei lalu. Laju pertumbuhan upah yang stabil setidaknya akan memberikan dukungan optimisme bagi The Fed terhadap target inflasi 2% dari bank sentral.

Sedangkan tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap mendekati level terendahnya di 3.6% pada bulan lalu. Diharapkan juga akan terjadi rebound di tingkat partisipasi angkatan kerja. Jumlah payrolls di sektor manufaktur diperkirakan akan meningkat sebanyak 5 ribu di bulan lalu, namun industri otomotif kemungkinan akan kehilangan banyak pekerjaan karena pabrik perakitan otomotif telah memangkas produksi sejumlah model, guna mengatasi penurunan penjualan dan guncangan yang melanda tingkat persediaan.(WD)

Related posts