Header Ads

NFP Melonjak 312K Dibulan Desember

Pertumbuhan pekerjaan AS menyentuh level tertinggi dalam 10 bulan serta meningkatkan pertumbuhan upah. Data ini dapat membantu untuk menghilangkan kekhawatiran baru-baru ini tentang kesehatan ekonomi yang telah mengguncang pasar keuangan.

Nonfarm payrolls meningkat 312.000 pekerjaan dibulan Desember, kenaikan terbesar sejak Februari, karena pekerjaan di lokasi konstruksi meningkat kembali setelah tertahan oleh suhu dingin yang tidak sesuai musim di bulan November.

Data untuk bulan November direvisi naik menjadi 176.000 dari 155.000 dari yang dilaporkan sebelumnya. Ekonomi menciptakan 2.6 juta pekerjaan tahun lalu dibandingkan dengan 2.2 juta pada 2017. Kenaikan dibulan Desember melebihi estimasi analis yang memproyeksikan kenaikan dikisaran 179.000.

Pertumbuhan upah dibulan Desember naik 11 sen atau 0.4 persen setelah naik 0.2 persen pada bulan November dan mengangkat kenaikan upah tahunan menjadi 3.2 persen, menyamai kenaikan Oktober dari 3.1 persen pada bulan November.

Namun tingkat pengangguran mengalami kenaikan menjadi 3.9 persen dari posisi terendah dalam 49 tahun dilevel 3.7 persen pada bulan November. Tingkat partisipasi angkatan kerja, atau proporsi orang Amerika usia kerja yang memiliki pekerjaan atau sedang mencari pekerjaan, naik menjadi 63.1 persen bulan lalu dari 62.9 persen pada bulan November.

Departemen Tenaga Kerja belum terpengaruh oleh penutupan sebagian pemerintah AS dan akan terus menerbitkan data ekonomi yang dipatuhi oleh lembaga statistiknya, Biro Statistik Tenaga Kerja.

Laporan ketenagakerjaan yang kuat membuat Federal Reserve tetap pada jalur untuk terus menaikkan suku bunga tahun ini, memperdalam keretakannya dengan Wall Street dan Trump, yang telah menghukum The Fed dan ketuanya, Jerome Powell dengan mengkritik berulang kali karena kenaikan suku bunga.

Bank sentral AS menaikkan suku bunga empat kali pada tahun 2018 dan memperkirakan kenaikan suku bunga dua tahun ini dan mengisyaratkan siklus pengetatan mendekati akhir dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan dan memperlambat pertumbuhan global.

Related posts