NIESR: Hammond Memperingatkan Ketidakpastian Brexit Akan Memukul Keuangan Publik

Menteri keuangan Inggris Philip Hammond kemungkinan akan memperingatkan bahwa ketidakpastian Brexit akan memukul keuangan publik dan langkah penghematan saat ini akan hilang ketika ia akan memberikan laporan anggaran tahunannya pada minggu depan, think-tank mengatakan.

Sebaliknya, transisi yang mulus dari Uni Eropa akan memberi Hammond lebih banyak ruang untuk meminjam dan pengeluaran, laporan dari the National Institute of Economic and Social Research (NIESR).

Hammond, yang secara rutin membuat marah pendukung Brexit dengan meminta Inggris untuk tetap dekat dengan Uni Eropa, akan menyampaikan rencana anggaran pada hari Senin.

Dia harus menyulap janji Perdana Menteri Theresa May untuk mengakhiri penghematan dengan dorongannya untuk membersihkan utang publik yang tinggi, dengan latar belakang ketidakpastian besar tentang keluarnya Inggris dari Uni Eropa hanya dalam waktu lima bulan.

Amit Kara, seorang ekonom NIESR, mengatakan pertumbuhan ekonomi Inggris akan lebih baik dari perkiraan tahun ini – meskipun masih lambat dan adanya kemajuan dalam menutup defisit anggaran berarti Hammond sudah dapat mendanai rencana May untuk pengeluaran lebih banyak pada layanan kesehatan.

Brexit yang mulus di bulan Maret akan membuat pertumbuhan ekonomi dan penerimaan pajak yang lebih tinggi, memungkinkan peningkatan belanja lebih banyak.

“Jika kami memiliki Brexit keras, maka kami kehilangan banyak ruang ini,” kata Kara.

NIESR mengatakan ekonomi Inggris akan tumbuh 1.4 dan 1.9 persen pada 2018 dan 2019 jika kesepakatan Brexit dilakukan. Tetapi pertumbuhan akan melambat menjadi hanya 0.3 persen pada 2019 dan 2020 tanpa kesepakatan, katanya.

‘No-Deal’ Brexit akan mendorong defisit anggaran Inggris naik dari perkiraan 1.7 persen produk domestik bruto tahun ini menjadi 2.7 persen dalam waktu dua tahun, sementara utang bersih sektor publik akan naik sedikit menjadi sekitar 86 persen dari PDB sebelum jatuh secara perlahan-lahan pada pertengahan 2020-an, katanya.

Related posts