Output Dan Ekspor Produk Otomotif Korea Selatan Mencatat Kenaikan

Laju output dan pengiriman produk otomotif Korea Selatan menunjukkan kenaikan secara berturut-turut dalam dua bulan terakhir di bulan Mei lalu, seiring lonjakan penjualan produk kendaraan listrik di pasar domestik hingga 72% dari periode yang sama di tahun lalu.

Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi mengumumkan bahwa produksi mobil di bulan Mei mencapai 366,152 unit, atau naik 4.1% dari periode yang sama di tahun lalu, seiring laju permintaan domestik yang melaju lebih cepat, peningkatan hari kerja serta rilisan model baru di pasaran. Perusahaan produsen otomotif terbesar di negeri ginseng tersebut, Hyundai Motor Co melaporkan lonjakan produksinya hingga 12.8% di tingkat tahunan menjadi 166,503 unit, menyusul permintaan pasar yang kuat terhadap model baru seperti jenis SUV Hyundai Palisade, jenis sedan Hyundai Sonata dan jenis mewah seperti Hyundai Genesis G90.

Selain itu Korea Selatan juga mencatat laju pengiriman produk otomotifnya hingga sebanyak 226,096 unit ke pasar luar negeri selama periode bulan lalu, atau mencatat kenaikan 6.1% dibanding tahun lalu, didukung oleh penjualan yang kuat dari model SUV dan produk mobil ramah lingkungan di pasar Amerika Utara, meskipun mencatat kinerja buruk di pasar utama seperti AS dan Eropa Barat.

Sedangkan untuk laju pengiriman ke pasar Asia mencatat pertumbuhan 51.3%, Amerika Utara 47.4% dan pengiriman ke Eropa Timur tercatat sebesar 13.9%. Sementara untuk pasar Uni Eropa justru mengalami penurunan 19.7% dan untuk pasar Timur Tengah turun sebesar 17.9% di bulan lalu. Untuk penjualan mobil di Korea tercatat turun 2.5% menjadi 153,820 unit akibat dari penurunan penjualan mobil import, sehingga sedikit menghapis kenaikan dalam penjualan produk mobil di pasar domestik yang hanya mencatat kenaikan tipis 0.5% menjadi 132,286 unit.

Kenaikan penjualan produk otomotif domestik ini, mendapatkan dukungan dari perpanjangan kebijakan manfaat pajak untuk pembelian mobil lokal dan rilisan model baru dari produsen mobil Korea Selatan. Sebelumnya pemerintah Korea Selatan telah memutuskan untuk mengambil manfaat dari pemangkasan pajak konsumsi untuk pembelian mobil domestik menjadi 3.5% dari 5% sebelumnya, yang akan berlaku hingga bulan Desember mendatang guna merangsang industri otomotif lokal.

Di satu sisi tingkat penjualan mobil impor mencatat penurunan tajam hingga 17.6% akibat kurangnya pasokan produk otomotif impor. Untuk penjualan produk mobil ramah lingkungan di pasar domestik mengalami lonjakan sebesar 37.2% menjadi 13,844 unit, sementara untuk pengiriman ke pasar luar negeri juga mencatat kenaikan 15.6% menjadi 18,490 unit di periode yang sama.

Meningkatnya penjualan kendaraan listrik lokal hingga sebesar 72.1% menjadi 4,083 unit serta produk kendaraan jenis fuel-cell electric vehicle yang mencatat kenaikan hingga sebanyak 461 unit, diakibatkan karena mendapatkan dukungan dari program subsidi pemerintah Korea Selatan.(WD)

Related posts