PBOC Akan Menggunakan Segala Upaya Untuk Menghentikan Pelemahan Yuan

People’s Bank of China mengatakan bahwa pihaknya akan menggunakan kebijakan intervensi valas dan alat kebijakan moneternya untuk menghentikan pelemahan mata uang Yuan hingga melewati level kunci di kisaran 7.000 per Dollar dalam waktu dekat. Level tersebut dinilai dapat membantu meningkatkan kepercayaan terhadap mata uang sekaligus menenangkan kekhawatiran investor mengenai depresiasi tajam yang dialami oleh mata uang Yuan, bahkan disaat hubungan perdagangan dengan pihak Washington semakin memburuk sehingga devaluasi yang bersifat kompetitif menjadi pilihan yang lebih menarik bagi pemerintahan Beijing.

Jika level 7.000 dapat dibreak, maka hal ini akan memberikan manfaat bagi Cina karena mampu mengurangi beberapa dampak kenaikan tarif, namun dampaknya terhadap mata uang Yuan akan menjadi negatif dan dengan demikian dana akan mengalir keluar. Yuan telah jatuh ke level terendahnya sejak Desember di sesi perdagangan hari ini, dan berada dekat dengan level 7.000, yang disentuh terakhir kalinya selama krisis keuangan tahun 2008 silam.

Dalam sebulan terakhir Yuan telah melemah hingga 3% di tengah memudarnya harapan terhadap kesepakatan dalam trade war yang berlangsung lama antara Beijing dan Washington. Saat ini gejolak terbaru dalam perselisihan tersebut terjadi setelah Presiden Donald Trump menaikkan tarif bea impor hingga 25%, yang memicu tindakan balasan serupa dari Cina. Meskipun pelemahan Yuan telah mendatangkan keuntungan bagi eksportir Cina, namun penurunan tersebut setidaknya harus signifikan guna mengimbangi dampak kenaikan tarif dari pihak AS.

Meski demikian penurunan tersebut pada akhirnya akan memicu terjadinya arus modal keluar serta dapat merusak stabilitas ekonomi Cina. Sebuah sumber mengatakan kepada Reuters bahwa masalah pemerintah Cina mengenai tagihan bank sentral di Hong Kong pada pekan ini, merupakan suatu indikasi yang jelas bahwa PBOC ingin menyerap offshore Yuan, sebagai upaya untuk mencegah investor untuk tidak melakukan aksi short selling.

Stabilnya nilai mata uang sangat penting artinya bagi Cina sebagai bantuan untuk menyeimbangkan ekonomi yang mendapatkan dukungan dari sektor investasi, sehingga mampu menarik lebih banyak aliran portofolio yang masih dan sekaligus mendorong inklusi ekuitas global serta indeks obligasi.

Bryan Carter, kepala pendapatan tetap pasar berkembang di BNP Paribas Asset Management di London, menilai bahwa devaluasi yang cepat akan menimbulkan guncangan kepercayaan di pasar lokal dan diantara para investor domestik, sehingga hal ini membuktikan terjadinya kontraproduktif.

Pihak PBOC telah memperkenalkan kembali faktor kontra-siklus, sebuah komponen kebijakan yang digunakan untuk menyesuaikan titik referensi harian di jalur perdagangan Yuan. Para pelaku pasar telah menggunakan faktor ini untuk meredam ekspektasi depresiasi dalam sepekan terakhir, dengan menetapkan patokan yang lebih kuat untuk mata uang Yuan dibandingkan terhadap nata uang lainnya.(WD)

Related posts