PBOC Berencana Meringankan Persyaratan Modal Bagi Bank Komersial

Sejalan dengan langkah sebelumnya untuk memacu laju pertumbuhan di sektor pinjaman, People’s Bank of China berencana untuk meringankan beberapa persyaratan modal bagi sektor perbankan komersial. Sebelumnya Bank Sentral Cina telah memutuskan untuk menurunkan parameter struktural dan “pro-cyclical contribution” dalam Penilaian Makro Prudensial bagi perbankan, dengan tingkat penyesuaian yang ditentukan oleh provinsi. Penilaian Makro Prudensial yang dilakukan oleh PBOC setiap kuartal, dimaksudkan untuk menilai tingkat risiko dalam sistem keuangan Cina.

Acuan dalam penilaian tersebut berarti bank dapat meminjamkan dalam jumlah yang lebih banyak tanpa harus mengorbankan kinerja mereka dalam penilaian terhadap risiko yang dilakukan oleh Bank Sentral. Kantor berita Bloomberg melaporkan bahwa parameter struktural akan diturunkan sebesar 0.5 poin dari parameter sebelumnya yang ditetapkan sebesar 1.0 poin. PBOC telah mengambil sejumlah langkah untuk memberikan dorongan bagi bank komersial untuk meningkatkan pinjaman kepada sektor bisnis, terutama untuk perusahaan dalam skala kecil dan menengah, menyusul melambatnya pertumbuhan ekonomi di negara tersebut.

Hingga saat ini diketahui bahwa Bank Sentral Cina telah melakukan tiga kali pemangkasan rasio cadangan wajib bagi perbankan. Salah satu sumber yang dapat dipercaya mengatakan bahwa saat ini cabang-cabang lokal dari Bank Sentral, telah menerima bahan untuk melakukan Penilaian Makro Prudensial untuk kuartal kedua dari sejumlah bank sentral yang beroperasi dalam yuridiksi mereka masing-masing, namun secara keseluruhan penyesuaian terhadap penilaian tersebut belum secara resmi dilaksanakan oleh PBOC.

Lebih lanjut disebutkan bahwa penyesuaian akan berbeda di setiap provinsi dan kota dan parameter dasar tidak semuanya ditetapkan di angka 0.5 poin. Perusahaan skala kecil dan menengah, yang mencakup 80% dari seluruh total pekerjaan di Cina, secara khusus sengaja diekspos karena buffer modal yang lebih kecil terhadap kondisi kredit yang lebih ketat dan secara umum dianggap sebagai klien yang berisiko oleh bank komersial dalam skala besar. (WD)

Related posts