Header Ads

PDB Australia Mengalami Perlambatan Pertumbuhan

Ekonomi Australia melambat tajam pada paruh kedua 2018, mengacaukan pesan optimis dari bank sentral negara tersebut dan memicu kasus penurunan suku bunga sebelum akhir tahun. Dimana menurut laporan data dari kantor iro Statistik Australia yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa produk domestik bruto tumbuh sebesar 0.2% pada kuartal keempat dari tiga bulan sebelumnya dan sebesar 2.3% dari tahun sebelumnya.

Hasil lunak ini mengikuti pertumbuhan yang hanya sebesar 0.3% pada kuartal ketiga, menandai ekspansi terlemah kuartal berturut-turut sejak Reserve Bank of Australia terakhir memangkas suku bunga pada pertengahan 2016.

Konstruksi turun tajam pada kuartal keempat, sejalan dengan penurunan di pasar perumahan, sementara pertanian juga menurun karena kekeringan yang meluas merusak produksi biji-bijian. Perlambatan dalam pengeluaran konsumen dan kelemahan dalam ekspor neto juga telah mengerem perekonomian.

Perlambatan telah mengacaukan RBA yang telah menyoroti pertumbuhan yang kuat di pasar tenaga kerja, di mana perekrutan berlanjut, sementara tingkat pengangguran tetap rendah.

Dalam pidatonya di depan data PDB, Gubernur RBA Philip Lowe mengatakan ada ketegangan yang tumbuh antara melemahnya output dalam ekonomi dan bukti bahwa pasar pekerjaan masih kuat. Dia berharap hal itu akan segera teratasi.

Pengeluaran konsumen yang lemah dan jatuhnya harga rumah menjadi perhatian utama bagi perekonomian, dengan ketegangan perdagangan dan perlambatan ekonomi Tiongkok juga membebani kepercayaan.

Related posts