Pejabat BoE Sepakat Untuk Mempertahankan Suku Bunga

Para pejabat kebijakan Bank of England dengan suara bulat memutuskan untuk tidak merubah suku bunga utama di kisaran 0.10%, serta tetap mempertahankan program pembelian obligasi yang besar, sekaligus mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan ekonomi Inggris akan membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali ke level sebelum terjadinya pandemi.

Dalam hal ini Komite Kebijakan Moneter BoE berpikir bahwa laju inflasi kemungkinan akan turun di bawah nol pada bulan ini, sebelum kembali ke kisaran target dari Bank of England di kisaran 2% selama beberapa tahun kedepan.

Dalam skenario bank sentral pada bulan Mei disebutkan bahwa secara keseluruhan perekonomian akan mengalami penurunan hingga 9.5%, yang merupakan kinerja terburuk dalam 99 tahun, dibandingkan dengan penurunan 14% sebelumnya.

Sementara tingkat pengangguran diharapkan mencapai puncaknya di 7.5% pada akhir tahun ini, hampir dua kali lipat dari tingkat terbaru tetapi lebih rendah dari perkiraan BoE sebelumnya yang hanya di bawah 10%, akan tetapi tingkat GDP diatur untuk pulih di angka 9% pada tahun depan, lebih lemah dari lonjakan 15% dalam skenario Bank of England di bulan Mei, yang mana bank sentral mengatakan ada risiko yang lebih besar dari pemulihan yang lebih lambat.

Dalam pernyataan pasca pengumuman suku bunga, BoE juga mengatakan bahwa peninjauan terhadap kemungkinan menerapkan suku bunga ke wilayah negatif, tengah berlangsung dan ada faktor yang dapat mengubah pandangan sebelumnya bahwa harga dasar mereka sedikit diatas nol.

Disebutkan bahwa pejabat anggota MPC memiliki instrumen kebijakan lain yang tersedia, seperti pembelian aset dan panduan kebijakan kedepan, yang mana mereka akan terus melakukan penilaian sikap kebijakan moneter yang sesuai untuk mencapai kewenangannya dalam melakukan peninjauan, termasuk kebijakan tingkat suku bunga negatif.(WD)

Related posts