Header Ads

Pejabat FED Lontarkan Adanya Risiko Dari Inflasi Yang Lebih Rendah

Penurunan prospek konsumen untuk inflasi dan meningkatnya ketegangan trade war menarik perhatian pejabat Federal Reserve pada hari Senin karena pembuat kebijakan menghadapi volatilitas pasar baru dan serangkaian risiko baru juga.

Sementara para pejabat Fed sebagian besar mengabaikan trade war sejauh tidak mungkin menggagalkan ekspansi ekonomi AS. Para pejabat menekankan bahwa pertempuran jangka panjang antara Amerika Serikat dan China adalah masalah yang berbeda yang akan memerlukan respons The Fed.

“Jika dampak dari tarif – dan apa pun reaksi pasar keuangan terhadap tarif itu – menyebabkan lebih banyak pelambatan, maka kami memiliki alat yang tersedia bagi kami, termasuk suku bunga yang lebih rendah,” Presiden Fed Boston Eric Rosengren, seorang pemberi suara tahun ini terkait kebijakan suku bunga Fed, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Reuters.

Sementara Rosengren mengatakan dia “belum tentu” mengharapkan penurunan suku bunga diperlukan. Aksi jual pasar kemarin termasuk cukup jatuh dalam dan berpotensi mengganggu harapan inti Fed bahwa suku bunga akan tetap ditahan untuk beberapa waktu mendatang.

Pasar ekuitas utama AS turun antara 2% dan 3,5% pada hari Senin, sementara investor obligasi dengan tajam meningkatkan posisi mereka bahwa The Fed akan dipaksa untuk menurunkan suku bunga tahun ini. Spread yang diawasi ketat antara obligasi jangka panjang dan jangka pendek berubah negatif, dilihat oleh beberapa pejabat sebagai tanda melemahnya kepercayaan pasar terhadap prospek ekonomi.

Related posts