Pekerjaan Australia Melonjak Paling Banyak Di Tahun Ini

Dollar Aussie menguat sekitar 40-45 pips setelah laporan pekerjaan menunjukkan lapangan kerja naik pada bulan Juni melebih perkiraan ekonom. Aussie menguat kurang lebih 0.25% dibandingkan semua rekan G10 lainnya dengan data mendukung argumen bank sentral bahwa pertumbuhan ekonomi yang kuat akan memacu perekrutan karyawan.

Pekerjaan Australia melonjak paling banyak tahun ini pada bulan Juni karena perusahaan mengambil lebih banyak pekerja penuh waktu, namun tingkat pengangguran tetap stabil karena lebih banyak orang memasuki angkatan kerja dalam tren yang telah menahan kenaikan upah yang sangat dibutuhkan.

Angka-angka dari Australian Bureau of Statistics (ABS) yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan 50,900 pekerjaan baru bersih ditambahkan pada bulan Juni, melampaui ekspektasi sebelumnya 17,000. Dari sejumlah 41,200 dari 50,900 berada di posisi penuh waktu.

Hal ini merupakan kenaikan bulanan terbesar sejak November dan akan sangat membantu para pembuat kebijakan untuk menentukan kebijakan lebih leluasa.
Pertumbuhan pekerjaan tahunan juga meningkat hingga 2.8 persen, jauh di atas laju penciptaan lapangan kerja AS sebesar 1.6 persen.

Tingkat pengangguran tetap stabil di 5.4 persen, tetapi hanya karena lebih banyak orang pergi mencari pekerjaan. Tingkat partisipasi melonjak menjadi 65.7 persen, mendekati tertinggi sepanjang waktu karena lebih banyak perempuan memasuki angkatan kerja.

Sebagian besar keuntungan dalam pekerjaan selama beberapa tahun terakhir telah berada di industri bantuan kesehatan dan sosial, sektor-sektor yang memiliki partisipasi perempuan yang tinggi.

Baru-baru ini pertumbuhan tercepat telah terjadi pada layanan profesional, ilmiah dan teknis, mulai dari arsitektur hingga teknik, sistem komputer, hukum dan akuntansi.

Akibatnya, beberapa anggota Dewan RBA memperhatikan bahwa tekanan upah telah membangun di beberapa bagian ekonomi dapat membebani pertumbuhan tetapi belum memluas.

Namun mayoritas analis curiga bahwa sampai tekanan itu meluas, suku bunga akan tetap berada di rekor terendah.

Related posts